Muslim Ketua Demokrat Aceh
Partai Demokrat akhirnya mengumumkan sosok terpilih Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
* Nova Iriansyah Ditarik ke Pusat
BANDA ACEH - Partai Demokrat akhirnya mengumumkan sosok terpilih Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh untuk periode 2021-2026. Dari dua kandidat calon ketua, Nova Iriansyah dan Muslim, pilihan akhirnya jatuh kepada Muslim.
Penetapan Muslim sebagai Ketua DPD Aceh itu dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (17/11/2021), setelah melewati uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Penetapan itu juga telah melalui proses konsultasi dengan Ketua Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan telah diberitahukan kepada masing-masing kandidat.
“Benar, Ketum AHY telah menetapkan Muslim sebagai Ketua DPD Provinsi Aceh,” kata Deputi Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Jemmy Setiawan, dalam pernyataan tertulis yang diterima Serambi, Minggu (21/11/2021).
Jemmy menuturkan, penetapan Muslim dilakukan setelah yang bersangkutan melewati uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang dilakukan pada 29 Oktober 2021 lalu. Selain Muslim, calon lain yang juga di-fit and proper test adalah Nova Iriansyah, incumbent yang juga Gubernur Aceh saat ini.
Uji kepatutan dan kelayakan dilakukan oleh Tim Tiga. Terdiri dari Ketua Umum AHY, Sekretaris Jenderal Teuku Riefky Harsya, dan Kepala Badan Pembinanaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), Herman Khaeron. “Perwakilan Tim Tiga sudah menghubungi kedua kandidat, dan Muslim ditetapkan sebagai Ketua DPD Demokrat Aceh untuk periode 2021-2026,” ucapnya.
Setelah penetapan ketua terpilih, proses selanjutnya adalah formatur kepengurusan dan kemudian pelantikan kepengurusan oleh Ketua Umum AHY yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Desember 2021 mendatang.
Tarik ke Pusat
Lantas bagaimana dengan Nova Iriansyah? Terkait hal ini, Jemmy Setiawan menjelaskan bahwa mantan Ketua Demokrat Aceh itu nantinya akan diminta membantu kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Dengan pengalaman selama ini, Pak Nova dibutuhkan untuk membantu Ketua Umum di DPP," tutup Deputi BPOKK Partai Demokrat ini.
Kepastian tentang siapa sosok yang bakal dipilih AHY untuk memimpin Partai Demokrat Aceh memang sedang dinanti-nantikan publik Aceh. Sebab selain Muslim, kandidat lainnya adalah Nova Iriansyah, incumbent yang tak lain juga orang nomor 1 di Aceh. Ditambah lagi dengan panjangnya proses dan drama politik yang menyertai, sejak musyawarah daerah (musda) hingga penetapan ketua terpilih.
Seperti diketahui, Musda V Partai Demokrat Aceh awalnya direncanakan pada 13-14 Juni 2021. Saat itu calon ketua yang mendaftar hanya satu orang, yaitu Nova Iriansyah. Dia dipastikan melenggang mulus menuju kursi ketua, karena mendapat dukungan penuh dari semua Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Tetapi arah angin seketika berubah. Menjelang hari H, pelaksanaan Musda tiba-tiba diumumkan ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Alasannya karena Nova terinfeksi Covid-19. Penundaan ini ternyata berimbas pada peta dukungan kepada Nova.
Agustus 2021, mayoritas DPC mengumumkan menarik dukungannya. Ada 13 DPC yang menarik dukungan dan mengalihkannya ke Muslim. Sementara 10 DPC lagi tetap mendukung Nova. Penarikan dukungan itu dilakukan karena Nova Iriansyah menyatakan tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai Ketua Demokrat Aceh. Hal ini pula yang kemudian disebut-sebut membuat nama Muslim muncul. Sosok yang sebelumnya tidak pernah diperkirakan sama sekali.
Musda kembali dijadwalkan pada 23 September 2021, dan Nova ternyata tetap mendaftarkan diri. Musda berakhir dengan menetapkan dua nama sebagai calon ketua, yaitu Nova Iriansyah dan Muslim. Usai musda, proses selanjutnya adalah menunggu keputusan DPP. Nasib Nova dan Muslim akan ditentukan oleh ‘Tim Tiga' setelah dilakukan fit and propert test.
Biasanya, penentuan ketua terpilih paling lama 14 hari sejak pelaksanaan musda. Tetapi karena sesuatu dan lain hal, penentuan ketua terpilih bergeser hingga dua bulan dan akhirnya ditetapkan pada 17 November 2021 dan diumumkan ke publik pada 21 November 2021.(yos)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anggota-dpr-ri-muslim-shi-mm-dan-gubernur-aceh-ir-nova-iriansyah-mt.jpg)