Sabtu, 11 April 2026

Internasional

Israel Minta Kerjasama dengan Mitra Arab, Hancurkan Dua Pangkalan Drone Iran

Pemerintah Israel, Selasa (23/11/2021) minta kerjasama dengan mitra Arab untuk menghancurkan dua pangkalan drone Iran.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Tentara AS melepaskan tembakan artileri untuk menjatuhkan drone Iran dengan target bandara Irak, Sabtu (11/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Pemerintah Israel, Selasa (23/11/2021) minta kerjasama dengan mitra Arab untuk menghancurkan dua pangkalan drone Iran.

Israel akan terus mempertajam retorikanya terhadap drone tempur Iran.

Negeri Zionis itu mengungkapkan terdapat dua pangkalan drone di Iran.

Disebutkan, pangkalan itu digunakan untuk melakukan serangan maritim dengan pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh.

Negara-negara Teluk Arab juga berbagi keprihatinan Israel tentang drone semacam itu, seperti dilansir AFP, Selasa (23/11/2021).

Khususnya, campur tangan Iran atau sekutunya dalam serangan udara terhadap fasilitas energi di Arab Saudi.

Baca juga: Mesir Mulai Bangun Kembali Jalur Gaza yang Hancur Dibombardir Israel

Teheran membantah tuduhan semacam itu.

“Hari ini saya mengungkapkan kepada Anda dua pangkalan pusat di daerah Chabahar dan pulau Qeshm di Iran selatan, kata Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz.

Ganzt menyatakan serangan drone ke kawasan maritim diluncurkan daerah daerah itu.

"Hari ini juga, drone canggih Shahed dikerahkan,” katanya pada konferensi keamanan yang disiarkan televisi.

Secara terpisah, Kepala Angkatan Udara Israel mengusulkan bekerja sama dengan mitra Arab.

Seperti Uni Emirat Arab dan Bahrain, yang dengannya Israel meresmikan hubungan tahun lalu untuk melawan ancaman drone Iran.

Baca juga: Teheran Dalang Percobaan Pembunuhan PM Irak, Bukti dari Pecahan Drone Buatan Iran

“Saya pikir ini sebagai kesempatan besar untuk menjalin kontak dan membangun rencana pertahanan untuk semua negara," ujarnya.

"Kami memiliki kepentingan bersama dalam melindungi diri mereka sendiri,” kata Mayor Jenderal Amikam Norkin.

Hal itu disampaikan dalam konferensi yang diselenggarakan oleh Universitas Reichman.

“Kami dapat membantu secara signifikan melawan drone, baik dalam hal intelijen, deteksi, atau intersepsi,” katanya.(*)

Baca juga: Kediaman Perdana Menteri Irak Diserang dengan Drone, Mustafa Al-Kadhimi Selamat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved