Breaking News:

Berita Luar Negeri

Ketegangan Meningkat di Perbatasan, Rusia Peringatkan NATO

NATO mengabaikan peringatan Moskow dan terus mengobarkan ketegangan di perbatasan Rusia

Editor: Muhammad Hadi
AFP
Citra satelit yang diambil pada 1 November 2021 menunjukkan peralatan militer Rusia dekat kota Yelnya, Rusia barat. 

Ketegangan Meningkat di Perbatasan, Rusia Peringatkan NATO

SERAMBINEWS.COM - Rusia dan NATO (North Atlantic Treaty Organization) kembali terlibatan ketegangan dalam masalah militer.

NATO atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau juga disebut Aliansi Atlantik Utara, adalah sebuah organisasi militer internasional yang terdiri dari 2 negara Amerika Utara dan 28 negara Eropa.

Persoalan militer sering menjadi masalah antara Rusia yang ingin melindungi kepentingan nasionalnya dan NATO membela keamanan para aliansinya.

NATO mengabaikan peringatan Moskow dan terus mengobarkan ketegangan di perbatasan Rusia.

Demikan pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Minggu (21/11/2021).

“Rusia memperingatkan NATO agar tidak mengipasi ketegangan di dekat perbatasan Rusia. NATO tetap diam dan melanjutkan,” tulis Zakharova di saluran Telegram-nya, seperti dikutip TASS. 

Baca juga: Rusia Perkenalkan Rudal Terbaru S-550, Mampu Hindari Ledakan Nuklir dan Siap Jaga Moskow

 Dia menncontohkan, pernyataan Kedutaan Besar AS untuk Estonia tentang latihan militer bersama Amerika Serikat dan Estonia. 

"Misi diplomatik AS mengatakan, metode pengiriman non-tradisional dilakukan selama latihan. Saya bahkan tidak ingin memikirkan apa artinya," kata Zakharova.

“Dalam permainan militer Pentagon, negara ini tidak lain adalah benteng NATO di perbatasan kami. Latihan semacam itu tidak memiliki tujuan lain,” ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved