Breaking News:

Berita Jakarta

Nazaruddin Dek Gam, Putra Aceh Pertama Dilantik Jadi Pimpinan MKD DPR RI

Anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam dilantik menjadi Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menggantikan Saleh Partaonan Daulay.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Wakil Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam dilantik menjadi Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menggantikan Saleh Partaonan Daulay.

Pelantikan putra asli Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar itu berlangsung, Rabu (24/11/2021), Dek Gam dilantik oleh Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar. 

Ternyata, Dek Gam juga satu-satunya wakil rakyat dari Aceh yang berhasil duduk di MKD, dan bahkan menduduki jabatan wakil ketua.

Dek Gam--sapaan Nazaruddin--yang merupakan politisi PAN ini kini juga duduk sebagai anggota Komisi III yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan.

Usai pelantikan, Dek Gam menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang sudah mempercayakan dirinya untuk menjadi pimpinan di MKD.

"Mohon dukungan dan masukan dari seluruh rekan-rekan partai agar amanah yang diberikan ini bisa saya jalankan dengan baik," kata Dek Gam.

Baca juga: VIRAL Video Wanita Mengaku Simpanan Bapak DPR, MKD Angkat Bicara

Struktur MKD sendiri dipimpin oleh satu orang ketua dan empat orang wakil ketua.

Di mana Ketua MKD yakni Habib Aboe Bakar Al Habsyi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Empat orang wakil ketua yaitu Trimedya Panjaitan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Andi Rio Idris Padjalangi dari Partai Golongan Karya (Golkar).

Kemudian, Habiburokhman dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) serta Nazaruddin Dek Gam dari Partai Amanat Nasional (PAN).

MKD juga dibantu dengan 12 anggota yang berasal dari perwakilan partai yang ada di DPR RI. Total seluruh anggota MKD ditambah dengan pimpinan adalah 17 orang.

Untuk diketahui, MKD adalah salah satu alat kelengkapan DPR RI yang bertujuan menjaga serta menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat.

Baca juga: Ungkap Modal Rp 3 Miliar untuk Jadi DPR hingga Ditegur MKD, Krisdayanti Salahkan Ivan Gunawan

Dahulu Mahkamah Kehormatan Dewan bernama Badan Kehormatan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved