Selasa, 19 Mei 2026

Internasional

Angela Merkel Sangat Sedih, 100.000 Lebih Warga Jerman Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut Kamis (25/11/2021) sebagai hari yang sangat menyedihkan. Merkel kembali mendukung seruan untuk lebih banyak

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP/John MacDougall / Pool
Kanselir Jerman Angela Merkel memberi pengarahan kepada media setelah berbicara dengan Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki di kanselir di Berlin, Jerman, Kamis (25/11/2021) 

SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut Kamis (25/11/2021) sebagai hari yang sangat menyedihkan.

Merkel kembali mendukung seruan untuk lebih banyak pembatasan Covid-19.

Dimana, negaranya menjadi negara terbaru yang melampaui 100.000 kematian akibat Covid-19 sejak pandemi Covid-19 dimulai.

Badan pengendalian penyakit nasional mengatakan mencatat 351 kematian akibat Covid-19 selama 24 jam terakhir.

Sehingga, total korban meninggal menjadi 100.119 orang.

Dilansir AP, di Eropa, Jerman menjadi negara kelima yang melewati angka itu, setelah Rusia, Inggris, Italia, dan Prancis.

Baca juga: Jerman Wajibkan Seluruh Pemain Bundesliga Disuntik Vaksin Covid-19

"Tentu saja ini hari yang sangat menyedihkan karena kita harus meratapi 100.000 korban virus Corona," kata Merkel pada konferensi pers di Berlin.

“Dan sayangnya, saat ini, lebih dari 300 kematian bertambah setiap hari,” ujarnya.

Pemimpin lama Jerman itu yang saat ini menjabat sebagai juru kunci sampai penggantinya dilantik, memperingatkan ratusan kematian segera datang.

"Kematian sangat jelas dengan jumlah infeksi yang terjadi," katanya.

“Kami tahu rata-rata berapa banyak orang yang tidak selamat dari penyakit ini,” jelas Merkel.

The Robert Koch Institute, sebuah badan federal yang mengumpulkan data dari sekitar 400 kantor kesehatan regional mengatakan rekor kembali tercatat.

Baca juga: Jerman Catatkan Rekor 50.196 Kasus Covid-19 Dalam Satu Hari

Dilaporkan, untuk kasus yang dikonfirmasi setiap hari sebanyak 75.961 orang- dalam periode 24 jam terakhir.

Sejak awal wabah, Jerman telah memiliki lebih dari 5,57 juta kasus Covid-19.

"Situasinya sangat serius karena kasus yang kami lihat pada dasarnya pasien yang akan dirawat intensif dalam 10 atau 14 hari mendatang," kata Merkel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved