Internasional
Dunia Mulai Gelisah, Varian Baru Covid-19 di Afrika Selatan Sudah Menyebar
Dunia mulai khawatirkan varian baru virus Corona yang menyebar di Afrika Selatan. Sejumlah negara langsung bergerak untuk menghentikan perjalanan
SERAMBINEWS.COM, BRUSSELS - Dunia mulai khawatirkan varian baru virus Corona yang menyebar di Afrika Selatan.
Sejumlah negara langsung bergerak untuk menghentikan perjalanan udara dari Afrika Selatan pada Jumat (26/11/2021).
Bahkan, saham jatuh di Asia dan Eropa sebagai reaksi terhadap berita varian Covid-19 baru yang berpotensi lebih menular.
“Hal terakhir yang kami butuhkan adalah membawa varian baru yang akan menyebabkan lebih banyak masalah,” kata Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn.
Uni Eropa sedang menghadapi lonjakan besar kasus virus Corona di 27 negara dan merekomendasikan larangan penerbangan dari Afrika selatan dan sekitarnya.
Dalam beberapa hari setelah penemuan varian baru, telah membuat dunia gelisah terhadap berita buruk Covid-19, seperti dilansir AP, Jumat (26/11/2021).
Baca juga: Cegah Virus Corona, Babinsa Tegur Masyarakat tak Pakai Masker
Kematian di seluruh dunia akibat virus Corona telah mencapai 5 juta lebih.
"Indikasi awal menunjukkan varian ini mungkin lebih menular daripada varian delta," kata Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid kepada anggota parlemen.
"Vaksin saat ini mungkin kurang efektif melawannya dan kita harus bergerak cepat dan secepat mungkin," harapnya.
Belgia menjadi negara Uni Eropa pertama yang mengumumkan kasus varian tersebut.
“Kami memiliki satu kasus varian ini yang dikonfirmasi," kata Menteri Kesehatan Frank Vandenbroucke.
"Seseorang yang datang dari luar negeri," tambahnya.
“Ini varian yang mencurigakan dan kami tidak tahu apakah itu varian yang sangat berbahaya,” ujarnya.
Israel, salah satu negara yang paling banyak divaksinasi di dunia, Jumat (26/11/2021) mengumumkan mendeteksi kasus pertama varian baru di negara itu.
Dikatakan, berasal dari seorang pelancong yang kembali dari Malawi.
Baca juga: Rusia Catat Rekor Harian Kematian Akibat Virus Corona, Capai 1.015 Kematian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/suntikan-vaksin-covid-19-di-afrika-selatan1.jpg)