Berita Lhokseumawe
Belasan Rumah, Mobil dan Sepmor Terbakar di Lhokseumawe
Belasan rumah kontruksi semi permanen dan kontruksi kayu di kawasan Kp-3 Banda Sakti, Lhokseumawe, Sabtu (27/11/2021) malam terbakar
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Belasan rumah kontruksi semi permanen dan kontruksi kayu di kawasan Kp-3 Banda Sakti, Lhokseumawe, pada Sabtu (27/11/2021) malam sekitar pukul 22.15 WIB terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kepala BPBD Lhokseumawe Hanirwansyah, menjelaskan, seusai data awal yang dihimpun timnya di lapangan, rumah yang terbakar sebanyak 14 unit, satu mobil jenis Avanza, dan satu sepeda motor Honda Supra. Disamping juga berbagai harta benda milik para korban lainnya.
"Kebakaran terjadi pada pukul 22.15 WIB," ujarnya.
Untuk kronologis kejadian, dasar laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran rumah di Desa Gampong Meunasah Kota/KP3, Kecamatan Banda Sakti.
Baca juga: Tabrakan Bus JRG dan Pikap di Bireuen, Ini Data Korban Luka Berat dan Ringan
Maka tim TRC dengan menurunkan lima unit Damkar, langsung menuju ke TKP untuk memadamkan api.
"Adapun rumah yang terbakar sebanyak 14 unit dengan korban 19 KK. Pada pukul 24.10 Wib, api dapat dipadamkan. Sumber api diduga berasal dari konsleting listrik," katanya.
Lanjutnya, untuk proses pemadaman ikut melibatkan TNI,POLRI,Tagana, TimTRC PB, RAPI, SAR.
Untuk Damkar yang terlibat dalam proses pemadaman, milik Pemerintah Kota Lhokseumawe lima unit, Damkar PAG dua unit, Damkar Pemkab Aceh Utara dua unit, Damkar PIM satu unit, Water Canon Polres Lhokseumawe satu unit, dan Water Canon dari Brimob satu unit.
Kesaksian Warga
Proses pemadaman kebakaran rumah-rumah yang berada di pusat Kota Lhokseumawe tersebut membutuhkam waktu sekitar dua jam lebih.
Sedangkan sesuai data yang dihimpun Serambinews.com, dalam kebakaran tersebut ikut menghanguskan satu unit mobil dan sepeda motor milik warga.
Baca juga: Terungkap Motif Pos Polisi Diserang, Ternyata Terusik Akibat Penertiban Tambang Emas Ilegal
Bukhari Gam Cut, selaku warga setempat, dan juga merupakan Peutuha Peut Desa Kota, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, menceritakan, saat awal terjadi kebakaran, dirinya berada di dalam rumah.
Sehingga tiba-tiba dirinya mendengar adanya teriakan dari luar.
"Setelah mendengar teriakan adanya kebakaran, saya langsung keluar dan melihat api sudah mulai membakar rumah-rumah yang posisinya berdempetan tersebut," katanya.
Selanjutnya, suasana semakin panik.
Tidak lama kemudian, sejumlah Damkar tiba ke lokasi untuk proses pemadaman.
Pemadaman dilakukan petugas Damkat, bersama personil TNI, Polri, petugas BPBD, dan warga. Termasuk adanya upaya dari warga menyelamatkan harta benda milik para korban.
"Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam," katanya, seraya menambahkan kalau rumah dihuni yang terletak tepat berbatasan dengan lokasi kebakaran, tidak terbakar.
Baca juga: Ibu Hadidah Tiga Tahun Terbaring di Rumah, Haji Uma Biayai Pengobatan ke Rumah Sakit
Leo, warga lainnya yang ikut membantu mengevakuasi barang-barang korban, menceritakan, dia awalnya melihat api membumbung tinggi di langit Kota Lhokseumawe, saat masih berada di kawasan Waduk Kota.
"Saat melihat api begitu besar, saya langsung menuju ke lokasi kebakaran," katanya.
Selanjutnya, dirinya langsung terjun ke lokasi bersama warga lainnya untuk membantu mengevakuasi barang-barang warga.
"Saya rasa ada sekitar dua jam lebih juga proses pemadaman api. Karena sekitar pukul satu malam, baru api padam, ada belasan rumah yang terbakar," pungkasnya.(*)
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Turun, Berikut Daftar Harga Emas Per Gram, Sabtu (27/11/2021)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-terbakar-_-mobil-terbakar-_-sepeda-motor-terbakar.jpg)