Berita Pidie Jaya
Harga Ikan Teri Kering Melambung di Pijay, Capai Rp 150.000/Kg
Kenaikan harga mencapai Rp 50 ribu per kilogram, dari biasanya Rp 100.000/kg kini menjadi Rp 150.000/kg.
Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Minimnya pasokan ikan berbagai jenis di sejumlah pusat pasar di Pidie Jaya (Pijay) dalam satu pekan terakhir, menyebabkan harga ikan teri melambung tinggi.
Kenaikan harga mencapai Rp 50 ribu per kilogram, dari biasanya Rp 100.000/kg kini menjadi Rp 150.000/kg.
"Ini semata-mata dipengaruhi oleh dampak kosongnya pasokan ikan yang telah berlangsung selama tujuh hari atau sepekan terakhir ini,” ungkap Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pidie Jaya (Pijay), Ir HM Bentara kepada Serambinews.com, Minggu (28/11/2021).
“Sehingga harga ikan teri kering menjadi solusi sasaran para warga meski dengan harga mahal yaitu mencapai Rp 150.000/kg," sebut HM Bentara.
Diakui Ketua HNSI ini, meski cuaca dalam kondisi normal, namun kawanan ikan sulit ditemui akibat kondisi cuaca alam yang tidak menentu selama ini.
Dampaknya, tangkapan ikan baik tongkol maupun dencis menjadi kosong, yang menyebabkan harga ikan basah ini melambung tinggi.
Baca juga: Harga Ikan Teri Kering di Pijay Melambung Tinggi, Rp 200.000 per Kg
Baca juga: VIDEO Warga Digegerkan Fenomena Unik di Pantai Selatan, Ribuan Ikan Teri Terdampar
Baca juga: Kisah Inspiratif! Anak Penjual Ikan Teri Ini Lulus Jadi Prajurit TNI, Sukses Tepis Pesimisme Ayahnya
"Seperti harga ikan dencis sebelumnya Rp 30.000/kg, malah kini menjadi Rp 40.000/kg. Demikian halnya dengan ikan tongkol dari Rp Rp 30.000/kg, naik menjadi Rp 35.000/kg," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-ikan-teri-meroket-2811.jpg)