Breaking News:

Internasional

Pembatasan Perjalanan Baru Guncang Industri Penerbangan Global

Covid-19 varian Omicron telah mengguncang industri penerbangan global. Saham maskapai penerbangan global jatuh di tengah kekhawatiran varian baru da

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Pesawat Airbus A-321 milik Turkish Airline tiba di Bandara Internasional Wina pada 4 Agustus 2021. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Covid-19 varian Omicron telah mengguncang industri penerbangan global.

Saham maskapai penerbangan global jatuh di tengah kekhawatiran varian baru dapat bertahan di tempat lain.

Sehingga, memicu pembatasan perjalanan yang lebih luas saat banyak bagian dunia lain mulai terbang lagi.

AS mengatakan akan membatasi perjalanan dari Afrika Selatan dan tujuh negara lain di Afrika selatan mulai Senin (29/11/2021).

Baca juga: Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Varian Baru Virus Corona Bernama B.1.1.529

AS bergabung dengan pemerintah di seluruh dunia yang berusaha membendung penularan varian baru virus Corona

Presiden AS Joe Biden akan membatasi warga negara dan penduduk non-AS dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik, dan Malawi.

AS bergabung dengan Uni Eropa, Inggris, Singapura dan Jepang, melarang penerbangan dan pelancong dari wilayah tersebut.(*)

Baca juga: Dunia Mulai Gelisah, Varian Baru Covid-19 di Afrika Selatan Sudah Menyebar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved