Sabtu, 11 April 2026

Santri Dayah Meninggal Tenggelam di Pantai Penyu

Islamuddin (26) santri Dayah Darul Mufadhal Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, meninggal dunia

Editor: hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim SAR Banda Aceh bersama para pihak mengevakuasi jasad santri Dayah Darul Mufadhal yang terseret arus di Pantai Penyu Gampong Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (28/11/2021). 

JANTHO - Islamuddin (26) santri Dayah Darul Mufadhal Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, meninggal dunia, setelah terseret arus di Pantai Penyu Gampong Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (28/11/2021) sekitar pukul 14.20 WIB.

Informasi yang diterima Serambi, jasad santri tersebut ditemukan sekitar pukul 16.10 WIB oleh Tim SAR, sekitar 500 meter  dari lokasi awal korban dilaporkan hilang terseret arus. 

Kepala Kantor SAR (Kakansar) Banda Aceh, Budiono SE MM mengatakan, dari keterangan saksi mengungkapkan pada hari Minggu kemarin, santri dan guru Dayah Darul Mufadhal liburan ke Pantai Penyu. Seusai bermain bola sekitar pukul 14.20 WIB, korban beserta sejumlah santri lainnya memutuskan mandi di pantai itu.

"Pada saat itu kondisi air laut sedang pasang dan ombak agak tinggi. Saat sedang asyik berenang, tanpa mereka sadari sudah menjauh dan berada di tengah. Disitulah kepanikan terjadi, di saat kaki mereka sudah tidak menyentuh tanah," terang Budiono.

Baca juga: Terungkap, Kondisi Terakhir Ameer Azzikra Sebelum Meninggal, Komplikasi Liver dan Paru-paru

Baca juga: Waspadai Banjir dan Longsor

Baca juga: Angka Vaksinasi Banda Aceh Hampir 90 Persen

Mengetahui hal tersebut masing-masing dari santri yang memilih mandi dan berenang itu berupaya menyelamatkan diri, termasuk korban Islamuddin. Korban sendiri diketahui tidak sanggup berenang melawan arus yang begitu deras, sehingga hilang terseret arus. Tim SAR yang mendapat laporan ada yang tenggelam di Pantai Penyu Leupung, lanjut Budiono langsung bergerak ke lokasi beranggotan 8 personel dan mengerahkan satu rubber boat.

Pencarian yang mulai dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 16.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Proses pencarian korban tenggelam itu juga melibatkan KPP Banda Aceh, Polsek dan Koramil Leupung, RAPI Aceh Besar, ERPA Aceh, masyarakat setempat serta para santri dan guru Dayah Darul Mufadhal.(mir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved