Traktor Bantuan APBN Masih di Gudang
Sebanyak empat traktor bantuan APBN melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk Kabupaten Pidie hingga
SIGLI - Sebanyak empat traktor bantuan APBN melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk Kabupaten Pidie hingga kini masih disimpan di gudang dinas pertanian dan pangan (Distanpan) setempat dan belum dibagikan kepada kelompok tani penerima.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadistanpan Pidie, Hasballah SP MP, kepada Serambi, Minggu (28/11/2021), menjelaskan, traktor itu belum dibagikan karena Kementan belum merekomendasikan nama-nama kelompok tani sebagai penerima bantuan tersebut. Jadi, menurut Hasballah, pihaknya masih menunggu nama penerima bantuan dikirim oleh Kementan.
"Traktor itu diperuntukkan bagi kelompok tani di Pidie setelah kelompok tani mengirim proposal kepada Kementan RI. Traktor itu nantinya diberikan dalam bentuk hibah kepada penerima,” ujar Hasballah.
Hasballah yang juga Sekretaris Distanpan Pidie mengungkapkan, dinas itu juga mengelola Dana Alokasi Umum (DAU) untuk jatah pokok-pokor pikiran (pokir) DPRK Pidie sebesar Rp 8 miliar. Dana pokir yang diplot dalam APBK 2021, sebutnya, antara lain diperuntukkan bagi pembangunan saluran tersier, jalan produksi perkebunan, serta pengadaan lembu dan domba.
Baca juga: Guru Besar UIN Ar-Raniry Tausiah di Pidie
Baca juga: BMKG: Hujan Masih Landa Sebagian Aceh
Baca juga: Agil dan Aida Duta Pelajar Sadar Hukumsadar
Untuk fisik, lanjutnya, anggaran dialokasikan dari Rp 14 juta hingga 180 juta. Sementara untuk pengadaan hewan ternak, dianggarkan dana Rp 25 juta hingga 181 juta. Untuk pengadaan lembu, menurut Hasaballah, jumlahnya 4 hingga 7 ekor, sapi Brahman 6 ekor, dan domba berjumlah 45 hingga 60 ekor.
"Kepada siapa akan diserahkan, kita tak tahu karena itu wewenang anggota dewan. Namun, pengadaan lembu, domba, dan pekerjaan fisik sudah selesai dilaksanakan. Kecuali empat paket pengadaan teratak yang kini dalam proses pelaksanaan," jelas Hasballah yang enggan menjawab alasan keempat paket proyek pengadaan tertak tersebut belum selesai dilaksanakan.
Pasang Sarana Informasi di BPP
Pada bagian lain, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Kadistanpan) Pidie, Hasballah MP, kemarin, menjelaskan, Pemkab Pidie dalam tahun 2021 sudah memasang sarana informasi sebagai penunjang di 17 Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang tersebar di 17 kecamatan dalam wilayah kabupaten itu.
Menurutnya, sarana informasi itu berupa proyektor, komputer, dan jaringan wifi. Anggarannya, sebut Hasballah, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total pagu Rp 807 juta. "Pengadaan sarana informasi itu sudah selesai dilakukan, sehingga penyuluh pertanian mudah memberi informasi terhadap keluhan petani di kecamatan masing-masing," pungkasnya. (naz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadistanpang-pidie-bicara-traktor.jpg)