Selasa, 21 April 2026

Mahasiswa FK USK Raih Juara I di Ajang Internasional EAMSC 2026 Nepal, Ini Risetnya

Tim peneliti terdiri atas lima mahasiswa FK USK, yakni Salwa Keisha, Nazira Evanda, Naja Nurilhaqqi Araz Albani, Putri Suhaila, dan Najwa Alifa.

Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
RAIH JUARA - Tim mahasiswa FK USK berhasil meraih Juara I (1st Winner) pada Scientific Poster Competition dalam ajang East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 yang diselenggarakan di Nepal. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. 

Tim mahasiswa FK USK berhasil meraih Juara I (1st Winner) pada Scientific Poster Competition dalam ajang East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 yang diselenggarakan di Nepal.

Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim FK USK mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Innovative Esketamine Nasal Spray as Adjunctive Therapy for Treatment-Resistant Depression: A Systematic Review and Meta-Analysis on Its Potential Use in Healthcare Workers.” 

Penelitian ini mengkaji potensi penggunaan esketamin nasal spray sebagai terapi adjuvan bagi pasien depresi resisten pengobatan, dengan fokus khusus pada tenaga kesehatan sebagai kelompok yang rentan mengalami tekanan psikologis berat.

Tim peneliti terdiri atas lima mahasiswa FK USK, yakni Salwa Keisha, Nazira Evanda, Naja Nurilhaqqi Araz Albani, Putri Suhaila, dan Najwa Alifa. 

Melalui pendekatan systematic review dan meta-analysis, tim ini mengintegrasikan bukti ilmiah mutakhir untuk menjawab tantangan kesehatan mental yang semakin relevan secara global.

Baca juga: FEB Unimal, IAI Aceh dan FEB USK Salurkan Bantuan dan Aksi Bersih di Reuleut Timu

Salwa Keisha, mewakili tim, menyampaikan bahwa penelitian tersebut disusun sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental tenaga kesehatan yang kerap terabaikan.

“Tenaga kesehatan berada di garda terdepan pelayanan, namun sering kali menghadapi beban kerja tinggi, burnout, dan risiko depresi. Kami berharap penelitian ini dapat menjadi kontribusi ilmiah dalam mendukung solusi berbasis bukti,” ujarnya usai pengumuman pemenang.

Penelitian ini juga selaras dengan tema besar EAMSC 2026, “Mental Health and Wellbeing: Addressing the Silent Crisis.” 

Karya tim FK USK dinilai unggul dari segi relevansi topik, kekuatan metodologi, serta kontribusinya terhadap pengembangan diskursus kesehatan mental tenaga kesehatan.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari pimpinan Fakultas Kedokteran dan Universitas Syiah Kuala. 

Wakil Dekan Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FK USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, menilai capaian ini sebagai bukti keunggulan akademik dan kepekaan sosial mahasiswa FK USK.

“Karya ini menunjukkan bahwa mahasiswa FK USK tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu kesehatan global dan mampu bersaing di tingkat internasional,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Ia menyebut prestasi tersebut sebagai kebanggaan bagi universitas.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa USK mampu menghadirkan kontribusi ilmiah yang relevan terhadap isu kesehatan global, khususnya kesehatan mental,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved