Internasional
Jet Tempur Koalisi Arab Saudi Bombardir Persembunyian Pakar Garda Revolusi Iran di Sanaa
Jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi, Selasa (30/11/2021) membombardir tempat persembunyian pakar Pengawal Revolusi Iran di ibukota Yaman, Sanaa.
SERAMBINEWS.COM RIYADH - Jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi, Selasa (30/11/2021) membombardir tempat persembunyian pakar Pengawal Revolusi Iran di ibukota Yaman, Sanaa.
Koalisi meminta warga sipil di Sanaa untuk tidak berkumpul di dekat lokasi yang ditargetkan.
Serangan udara tersebut sudah sesuai dengan hukum internasional dan aturan adatnya, kata koalisi tersebut, seperti dilansir ArabNews, Selasa (30/11/2021).
Koalisi telah menyerang sejumlah situs di ibu kota dalam beberapa minggu terakhir ini.
Tindakan itu akan memperlemah kemampuan milisi Houthi yang didukung Iran.
Serangan sebelumnya menargetkan gudang drone dan ahli milik Hizbullah Lebanon dan Garda Revolusi Iran.
Milisi Houthi berulang kali menargetkan Kerajaan dengan drone bermuatan bom.
Baca juga: Pejabat Yaman Peringatkan Bendungan Kuno Akan Runtuh, Jika Houthi Rebut Marib
Sebagian besar tanpa menyebabkan banyak kerusakan karena pertahanan udara Saudi.
Upaya Houthi untuk menargetkan warga sipil telah dicap sebagai kejahatan perang oleh Kerajaan.
Koalisi Arab Saudi mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Dengan harapan mendapatkan kembali kendali penuh negara itu setelah Houthi merebut ibu kota, Sanaa, pada 2014.
Arab Saudi sebelumnya mengatakan solusi politik menjadi satu-satunya cara untuk perdamaian permanen di Yaman.
Diluncurkan pada Maret 2021, Inisiatif Riyadh bertujuan untuk melakukan hal itu.
Rencana tersebut mencakup gencatan senjata nasional dan juga pembicaraan damai.
Namun, para pemimpin Houthi telah menolak rencana tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/3011jet-tempur-arab-saudi.jpg)