JAMKESNEWS
Semangat Lawan Thalassemia Tanpa Biaya dengan JKN-KIS
Namun dengan adanya JKN-KIS saya bisa berobat tanpa ada biaya sedikitpun yang dikeluarkan, tentunya ini sangat terbantu dan bersyukur sekali.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tak pernah terbayangkan sebelumnya dimasa yang masih sangat kecil yaitu usia 3 tahun bagi Maimun (34) harus divonis mengidap Thalassemia. Hal tersebut tentunya sangat membuat orang tua Maimun terkejut karena buah hati yang masih balita tersebut harus melakukan transfusi darah seumur hidupnya.
“Pertama sekali saya divonis Thalassemia itu umur 3 tahun artinya sudah 31 saya melakukan transfusi darah. Selama 31 tahun tersebut saya dan orang tua berusaha menjaga hemoglobin (HB-red) darah saya tetap diposisi angka 8 atau tidak dibawah 5 agar tetap sehat dan bugar supaya tidak drop,” ucap Maimun saat membuka perbincangan pada Selasa (30/11) di Banda Aceh.
Baca juga: Mudahkan Akses Layanan Kesehatan, BPJS Kesehatan Banda Aceh Kembali Tambah Kerja Sama FKTP
Baca juga: BPJS Kesehatan dan Kejari Banda Aceh Lanjutkan Kerja Sama
Maimun menambahkan, sampai saat ini dalam melakukan rangkaian proses pengobatan Thalassemia sama sekali tidak mengganggu aktivitasnya sehari-hari sebagai wirausaha. Maimun mengakui dengan ucapan rasa syukurnya serta dorongan orang tua dan orang sekitar, membuatnya selalu semangat untuk melalui rangkaian proses pengobatan Thalassemia ini.
Saat ditanya tentang pengalamannya memanfaatkan JKN-KIS selama berobat, Maimun yang melakukan pengobatan dan transfusi darah secara rutin selama ini di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh yang merupakan rumah sakit rujukan di Provinsi Aceh tanpa ada biaya sedikitpun yang dikeluarkan.
“Saya rutin melakukan transfusi darah selama 1 bulan sekali dan melakukan pengobatan kelasi besi yang biayanya bisa mencapai puluhan juta.
Namun dengan adanya JKN-KIS saya bisa berobat tanpa ada biaya sedikitpun yang dikeluarkan, tentunya ini sangat terbantu dan bersyukur sekali.
Jika saya bayangkan tidak ada JKN-KIS tentunya membutuhkan dana yang cukup besar untuk pengobatan ini dan kami tidak mampu,” ungkap Maimun.
Baca juga: BPJS Kesehatan Banda Aceh Bahas Jaminan Kesehatan Tenaga Kerja Bersama Stakeholder
Baca juga: Mudahkan Akses Layanan Kesehatan, BPJS Kesehatan Banda Aceh Kembali Tambah Kerja Sama FKTP
Diakhir perbincangan, Maimun berharap agar BPJS Kesehatan khususnya program JKN-KIS terus ada untuk bisa membantu biaya berobat bagi penderita Thalassemia. Selain itu Maimun juga berharap agar mereka diberikan dukungan serta semangat untuk terus berkarya yang akan berdampak positif kepada lingkungan sekitar.
“Harapan lainnya, saya mengimbau kepada masyarakat bahwa salah satu cara untuk mencegah bayi lahir dengan Thalassemia yaitu dengan melakukan skrining darah sebelum menikah, sehingga dapat dideteksi sejak dini,” imbau Maimun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/emangat-lawan-thalassemia-tanpa-biaya-dengan-jkn-kis.jpg)