Internasional
Kasus Omicron India Bersifat Global, Sebelum Larangan Perjalanan Diberlakukan
Kasus Covid-19 varian Omicron yang ditemukan di India sebelum larangan perjalanan diberlakukan puluhan negara.
Namun kasus Omicron kedua di India lebih mengkhawatirkan.
Kasus omicron India tanpa riwayat perjalanan
Orang lain yang dinyatakan positif varian Omicron, pria berusia 44 tahun tanpa riwayat perjalanan internasional.
Dokter yang berbasis di Bengaluru itu mengalami gejala demam dan kelelahan pada 21 November 2021.
Dia dinyatakan positif Covid-19 pada hari berikutnya.
Meskipun tidak semua sampel dikirim untuk pengurutan, hasilnya menunjukkan nilai ambang batas siklus (Ct) yang rendah.
Penanda pasien masih menular dan mungkin berisiko terkena penyakit sedang atau berat.
Pada 25 November 2021, dia dirawat di rumah sakit dan dipulangkan tiga hari kemudian.
Baca juga: Malaysia Laporkan Kasus Pertama Covid-19 Omicron, Pelancong dari Afrika Selatan
Belakangan terungkap, dia terkena Covid-19 varian Omicron.
Dokter itu mencatat 13 kontak primer dan 205 kontak sekunder selama perjalanan penyakitnya.
Dari jumlah tersebut, lima dinyatakan positif Covid-19 tetapi bukan strain Omicron.
Garis waktu dari kedua kasus ini menimbulkan pertanyaan penting apakah penyebaran global Omicron dapat dicegah.
Strain ini pertama kali terdeteksi di Botswana dan Afrika Selatan pada awal November.
Kemudian, dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai varian yang dipantau pada 24 November.
Pada 26 November, WHO menyebut strain B.1.1.529 menjadi varian yang mengkhawatirkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/guru-antre-vaksin-covid-19-di-india.jpg)