Breaking News:

Internasional

Perusahaan Obat Jerman, BioNTech Siap Sesuaikan Vaksin Covid-19 Omicron Dengan Cepat

Perusahaan obat Jerman, BioNTech siap menyesuaikan vaksin Covid-19 varian Omicron dengan cepat.

Editor: M Nur Pakar
file Anadolu Agency
ILUSTRASI - Vaksin BioNTech 

SERAMBINEWS.COM, FRANKFURT - Perusahaan obat Jerman, BioNTech siap menyesuaikan vaksin Covid-19 varian Omicron dengan cepat.

CEO BioNTech, Ugur Sahin mengatakan dalam konferensi pers dengan Reuters Next pada Jumat (3/12/2021).

BioNTech dan Pfizer Inc bersama-sama memproduksi salah satu vaksin pertama melawan Covid-19.

Sahin juga mengatakan vaksin harus terus memberikan perlindungan terhadap penyakit parah, meskipun ada mutasi.

"Varian ini mungkin bisa menginfeksi orang yang sudah divaksin," ujar Sahin.

"Kita antisipasi orang yang terinfeksi yang sudah divaksinasi tetap terlindungi dari penyakit parah," tambahnya.

Baca juga: Kanselir Jerman Larang Warga Belum Divaksin Covid-19 ke Ruang Publik, Segera Wajibkan Vaksin

Kepala eksekutif BioNTech itu juga mengatakan mutasi pada virus, kemungkinan besar vaksinasi tahunan akan menjadi mungkin.

Seperti halnya dengan flu musiman dan vaksin baru akan diperlukan untuk melawan Covid-19, meskipun belum jelas kapan diperlukan.

Masih banyak yang belum diketahui tentang Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan bulan lalu.

Saat ini, telah terlihat di puluhan negara, sama seperti beberapa bagian Eropa yang sedang bergulat dengan gelombang infeksi varian Delta.

Baca juga: Jerman Setujui Pembatasan Baru, Hadapi Gelombang Keempat Virus Corona

“Kami menduga varian ini dapat menginfeksi orang yang divaksinasi dan kemungkinan besar dapat menginfeksi orang dengan paparan tinggi," ujarnya.

"Itu salah satu hal yang sekarang semakin jelas," tambahnya.

"Tidak jelas apakah varian ini menghasilkan penyakit yang lebih parah," kata Sahin.

CEO BioNTech, yang pekerjaannya hingga munculnya Covid-19 pada 2020 difokuskan pada kanker mengatakan varian baru muncul lebih cepat dari yang dia harapkan.

Dia mengaku akan mengantisipasinya pada tahun 2022 mendatang.(*)

Baca juga: Jerman Wajibkan Seluruh Pemain Bundesliga Disuntik Vaksin Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved