Covid 19 Omicron

Singapura Konfirmasi Dua Kasus Pertama Covid-19 Omicron

Kontak dekat penderita omicron, akan dikarantina 10 hari di fasilitas yang ditunjuk dan menjalani tes PCR di awal dan akhir karantina.

Editor: Taufik Hidayat
KOMPAS.com/ERICSSEN
Kelompok pesepeda berfoto ria bersama di depan ikon Singapura, Air Mancur Patung Merlion, di Marina Bay, Jumat pagi (19/06/2020). Saat ini pemerintah Singapura mulai mewaspadai munculnya varian Covid-19 Omicron. 

SERAMBINEWS.COM - Singapura mengumumkan dua kasus pertama varian Covid-19 Omicron pada Kamis (3/12/2021) yang berasal dari dua penumpang yang terbang dari Afrika Selatan ke Singapura.

"Kedua penumpang itu sudah diisolasi setibanya di Singapura pada 1 Desember. Mereka belum berinteraksi di masyarakat," kata Kementerian Kesehatan Singapura dalam pernyataannya.

Kemenkes melanjutkan omicron belum menyebar di antara warga Singapura.

Menurut Kemenkes, kedua pasien omicron tersebut kini dalam masa pemulihan di bangsal isolasi di National Center for Infectious Diseases (NCID).

Keduanya sudah divaksinasi lengkap dan memiliki gejala ringan batuk serta tenggorokan gatal.

Kemenkes menyampaikan pelacakan kontak sedang berlangsung dan sebanyak 19 penumpang lain yang berada di penerbangan yang sama dinyatakan negatif Covid-19.

“Kontak dekat penderita omicron, jika ada, akan dikarantina 10 hari di fasilitas yang ditunjuk dan menjalani tes PCR di awal dan akhir karantina,” kata Kementerian Kesehatan Singapura.

Semua pasien yang dicurigai atau dipastikan terinfeksi varian Omicron akan dibawa ke NCID untuk isolasi dan tidak diizinkan menjalani pemulihan di rumah.(AnadoluAgency)

Baca juga: Sudah 38 Negara Konfirmasi Kemunculan Varian Omicron, Terdekat Singapura, Jokowi Imbau Hati-hati

Baca juga: Ibu Usia 72 Diancam Dipolisikan 5 Anaknya Karena Warisan, Sedih & Tak Mau Makan karena Takut Diracun

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved