Breaking News:

Sosok Pendiam yang Jadi Tulang Punggung dan Kebanggaan Keluarga

HERI tak bisa menyembunyikan kesedihan saat menyambut jenazah adiknya, Sertu Anumerta Putra Rahaldi

Editor: hasyim
SERAMBI/SA’DUL BAHRI
Heri duduk disamping peti jenazah adik kandungnya, Sertu Anumerta Putra Rahaldi, di mobil ambulans yang berada dalam Kapal Teluk Sinabang saat hendak diberangkatkan ke Pulau Simeulue, Minggu (5/12/2021). 

Jenazah Prajurit Kodam IM Tiba di Aceh

Jenazah Sertu Anumerta Putra Rahaldi tiba di Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Minggu (5/12/2021). Jenazah langsung diberangkatkan ke Simeulue menggunakan Kapal Teluk Sinabang, dan diperkirakan tiba pada Senin (6/12/2021) pagi ini. Abang kandungnya dengan wajah sedih setia mendampingi peti jenazah sang adik, sosok pendiam yang jadi tulang punggung dan kebanggaan keluarga.

HERI tak bisa menyembunyikan kesedihan saat menyambut jenazah adiknya, Sertu Anumerta Putra Rahaldi, Prajurit Kodam Iskandar Muda (IM) yang gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata di Papua beberapa waktu lalu.

Di dalam mobil ambulans jenazah milik TNI yang tiba di Pelabuhan Penyeberangan Lhok Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Minggu sekitar pukul 15.30 WIB, Heri terlihat dengan setia duduk di samping peti jenazah sang adik yang sudah dibalut dalam peti.

Sesekali ia melirik keluar saat disapa oleh para anggota TNI yang ikut mengawal kepulangan adik kandungnya itu. Serambi hanya sebentar sempat mewawancarai Heri.

Dia mengatakan, adiknya itu merupakan kebanggaan di keluarga. Sosok pendiam, santun, dan baik hati.

“Almarhum juga sebagai salah satu tulang punggung keluarga. Kami sedih atas kepergiannya,” ungkap Heri.

Kepergiannya itu tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Meski demikian, Heri mengatakan bahwa keluarganya ikhlas, apalagi Putra gugur dalam menjalankan tugas Negara, sebagai anggota TNI di Papua.

Jenazah Sertu Anumerta Putra Rahaldi tiba di Bandara SIM Blangbintang, Aceh Besar, Minggu (5/12/2021), sekitar pukul 11.20 WIB.

Sejumlah pejabat Kodam IM ikut hadir menyambut kedatangan jenazah Putra, di antaranya Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) 25/Siwah, Kolonel INF M Roni Sulaiman SE, Wadanyon Raider Khusus 113/Jaya Sakti, Mayor INF Alvian Syaputra Kasbih, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0101/BS, dan Letnan Kolonel Inf M Fahdi.

Selain itu juga tampak beberapa masyarakat Simeulue di Banda Aceh, termasuk anggota keluaga jenazah Sertu Anumerta Rahaldi.

Peti yang membawa jenazah Putra Rahaldi dibungkus menggunakan kain merah putih. Tiba di bandara, peti jenazah disambut oleh sejumlah prajurit TNI berseragam. Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah sang prajurit yang gugur di medan tempur itu.

Beberapa prajurit TNI membawa foto Sertu Anumerta Putra Rahaldi diikuti dengan karangan bunga. Sementara peti jenazah diangkat oleh enam hingga delapan prajurit di belakangnya.

Jenazah Putra kemudian dimasukkan ke dalam mobil jenazah Kodam IM. Didampingi dua prajurit, jenazah langsung dibawa pulang ke Simuelue diikuti dengan iring-iringan mobil dinas TNI.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved