Pengungsi Semeru Curhat ke Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi lokasi bencana guguran kubah lava Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
"Paniknya itu cuma panik abu, abunya itu loh Pak, kan gelap.
Posisi jam 3 sore itu kejadian abu vulkanik.
Hujan abu dulu, gelap, disusul lahar dingin," timpal seorang warga lainnya.
Kepada Presiden, warga meminta agar infrastruktur yang hancur bisa segera diperbaiki.
Presiden pun mengatakan segera membangun dan memperbaiki rumah-rumah warga yang terdampak, termasuk fasilitas publik lain seperti jembatan.
"Inggih rumahnya, jembatannya cepat kita mulai (diperbaiki)," ujar Presiden Jokowi.
"Ini Menteri PU sudah saya ajak.
Ini baru mengecek semua, nanti segera dikerjakan," lanjutnya.
"Terima kasih, Pak," seru para warga.
Presiden juga meninjau posko terpadu yang dilengkapi dengan dapur umum, posko layanan kesehatan, hingga posko penyembuhan trauma bagi anak di Lapangan Desa Sumberwuluh.
Presiden berharap, setelah bencana ini mereda, perbaikan infrastruktur bisa segera dimulai.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan untuk merelokasi rumah-rumah warga terdampak yang berada di lokasi berbahaya untuk dihuni.
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi sempat memberikan jaket yang dipakainya ke korban erupsi Gunung Semeru.
Warga yang mendapat jaket Jokowi berwarna cokelat keabu-abuan itu adalah Bayu Putro Laksono (27), asal Dusun Suko Sari, Desa Sumber Wuluh.
Bayu tampak bahagia menerima jaket yang sempat dipakai Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-kunjungi-korban-erupsi-gunung-semeru.jpg)