Sabtu, 9 Mei 2026

Omicron

Ilmuwan Afrika Selatan Sebut Varian Omicron Tak Sebabkan Penyakit Lebih Parah

Meskipun para ilmuwan menyatakan lebih banyak waktu diperlukan untuk sampai pada kesimpulan yang pasti....

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi
AFP
Covid-19 varian Omicron asal Afrika Selatan mulai mengancam dunia. Ilmuwan Afrika Selatan tidak melihat tanda varian Omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah,  Jumat (10/12/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Ilmuwan Afrika Selatan tidak melihat tanda varian Omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah,  Jumat (10/12/2021).

Afrika Selatan memperingatkan dunia tentang Omicron akhir bulan lalu, memicu alarm bahwa varian yang sangat bermutasi itu bisa memicu lonjakan baru dalam infeksi global.

Data rumah sakit di Afrika Selatan menunjukkan, pasien Covid-19 meningkat tajam di lebih dari setengah sembilan provinsi. Namun kematian tidak meningkat secara dramatis dan indikator seperti rata-rata lama rawat inap di rumah sakit rendah.

Meskipun para ilmuwan menyatakan lebih banyak waktu diperlukan untuk sampai pada kesimpulan yang pasti, Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla mengatakan tanda-tanda keparahannya minim.

"Data awal memang menunjukkan, sementara ada peningkatan tingkat rawat inap, tapi sepertinya itu murni karena angkanya dan bukan sebagai akibat dari keparahan varian Omicron," katanya, seperti dikutip Reuters.

Afrika Selatan melaporkan lebih dari 22.000 kasus baru Covid-19 pada Kamis (9/12), rekor selama gelombang keempat infeksi saat ini yang didorong oleh varian Omicron.

Tetapi, angka itu masih di bawah puncak tertinggi dengan lebih dari 26.000 kasus harian selama gelombang ketiga yang dipicu oleh varian Delta.

Afrika Selatan telah sepenuhnya memvaksinasi sekitar 38% orang dewasa, lebih banyak dari negara Afrika lainnya tapi jauh dari target akhir tahun pemerintah. 

Baru-baru ini, beberapa pengiriman vaksin tertunda karena kelebihan pasokan akibat laju inokulasi melambat.

Sebuah studi kecil dari lembaga penelitian Afrika Selatan minggu ini menunjukkan, varian Omicron sebagian bisa menghindari perlindungan dari dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

Glenda Gray, Presiden Dewan Riset Medis Afrika Selatan, mengatakan, ada jauh lebih banyak orang yang tidak divaksinasi di antara pasien yang dirawat di rumah sakit, dan buktinya adalah vaksin Pfizer-BioNTech masih menawarkan perlindungan.

"Kami melihat vaksin ini mempertahankan efektivitasnya. Mungkin sedikit berkurang, tetapi kami melihat efektivitas untuk perawatan di rumahsakit dan itu sangat menggembirakan," ujar dia, seperti dikutip dari Reuters.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Ilmuwan Afrika Selatan tak melihat tanda varian Omicron sebabkan penyakit lebih parah"

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved