Senin, 1 Juni 2026

Internasional

Gletser Antartika Seukuran Kota Florida Terancam Ambruk, Dunia Terancam Kiamat Kecil

Gletser Antartika seukuran Kota Florida, Amerika Serikat (AS) diambang kehancuran. Para ilmuwan American Geophysical Union memperingatkan akan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
()
Gletser Antartika mulai mengalami keretakan dan runtuh secara perlahan yang akan menyebabkan naiknya permukaan air laut di seluruh dunia. 

SERAMBINEWS.COM, FLORIDA - Gletser Antartika seukuran Kota Florida, Amerika Serikat (AS) diambang kehancuran.

Para ilmuwan American Geophysical Union memperingatkan akan terjadi sebuah skenario mimpi buruk.

Bahkan, diperburuk oleh perubahan iklim yang pada akhirnya dapat mengakibatkan permukaan air laut global naik, seperti dilansir AP, Rabu (15/12/2021).

Temuan ini didasarkan pada citra satelit baru dari Gletser Thwaites, yang telah dijuluki "Kiamat Gletser," menunjukkan retakan besar di permukaannya.

"Lapisan es timur kemungkinan akan pecah menjadi ratusan gunung es," kata ahli glasiologi Universitas Negeri Oregon Erin Pettit pada konferensi pers virtual.

“Tiba-tiba, semuanya akan runtuh,” ujarnya.

Baca juga: Jika Benar Gletser Terbesar di Antartika Segera Runtuh, Ini yang akan Terjadi pada Dunia

Para ilmuwan telah memantau gletser, yang pencairannya berkontribusi 4 persen kenaikan permukaan laut tahunan selama bertahun-tahun.

Bagian timurnya berbatasan dengan gunung bawah laut yang dianggap lebih stabil.

Tetapi citra satelit baru mengungkapkan telah terjadi rekahan yang memungkinkan pemanasan air laut mempercepat kehancurannya.

"Jika bagian timur gletser menyerah, itu akan mempercepat keruntuhan bagian lainnya," kata Pettit.

Dia menambahkan runtuhnya bagian timur dapat terjadi dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

“Seperti hancurnya kaca jendela mobil Anda," tamsilnya.

“Seperti yang terstruktur sekarang, lapisan es ini bertindak seperti bendungan, tetapi tidak akan bertahan lama," kata Pettit.

Reaksi berantai setelah runtuhnya bagian timur gletser dapat mengancam penduduk pesisir di seluruh dunia.

Bahkan, banyak dari mereka mungkin tidak siap untuk kenatikan tiba-tiba permukaan laut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved