Rabu, 6 Mei 2026

Ayah Korban Mobil Travel: Pulanglah Anakku!

Nak, pulanglah anakku, besok Adek wisuda, ayah sudah di sini menunggu,” demikian antara lain kalimat

Tayang:
Editor: bakri
Serambi Indonesia
Zubir Hasan, ayahanda Tata Agusniati, salah satu korban mobil travel Toyota Kijang Innova BL 1537 EF yang jatuh ke jurang dan masuk dalam sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. 

Hanya temukan tas

Hingga kemarin, baru tiga dari tujuh korban kecelakaan mobil itu yang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ketiga korban itu adalah Khairumi (penumpang) yang ditemukan pada Senin (13/12/2021), serta Fitri Elfirati (penumpang) dan Arman Yusuf (sopir) yang jenazahnya ditemukan pada Selasa (14/12/2021).

Sementara itu, upaya pencarian korban yang dilakukan tim gabungan bersama masyarakat pada Rabu (15/12/2021) atau hari keempat setelah kejadian tidak membuahkan hasil.

Pantauan Serambi, tim gabunganterus menyisir aliran Sungai Lae Kombih mulai dari kawasan air terjun Kedabuhen, Desa Jontor hingga kawasan Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.

Kemarin, tim hanya menemukan satu tas yang diduga milik penumpang mobil nahas tersebut.

“Hari ini (kemarin-red), kami menyisir sungai Lae Kombih mulai dari Kedabuhen sampai ke Sikelang, tapi tidak ada korban yang ditemukan,” kata Aipda Zulfan Efendi, salah seorang anggota tim pencarian korban.

Lokasi pencarian korban mobil travel asal Meulaboh, Aceh Barat, jaraknya belasan kilometer dari tempat mobil tersebut jatuh.

Mobil yang disopiri Arman Yusuf (50) itu jatuh ke jurang sedalam puluhan meter di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTUJ), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Diduga, korban sudah terseret arus ke bawah sungai yang melintas hingga ke Kota Subulussalam.

Dugaan lain, ada mayat korban yang kemungkinan sudah terbawa arus ke bawah atau kawasan Pelayangan.

Sementara itu, keluarga para korban sampai tadi malam masih berada di lokasi tempat pendaratan jenazah korban yakni tempat pemandian Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.

Di sana ada keluarga dari empat korban yang belum ditemukan yaitu Tata Agusniati (22), Sudarsih (63), Muhammad Amri Lubis (30) dan Masdi (49).

Mereka berteduh di tenda yang dibangun di tepi sungai Lae Kombih.

Muhammad Amri Lubis adalah warga Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved