Jumat, 8 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Selangkah Lagi! RSUZA Jadi Rumah Sakit Penyelenggara Transplantasi Ginjal

RSUZA Banda Aceh, akan ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara transplantasi ginjal.

Tayang:
HUMPRO PEMERINTAH ACEH
Direktur RSUDZA, dr Isra Firmansyah SpA PhD bersama unsur terkait lainnya mengikuti pertemuan dengan tim Visitasi Kemenkes RI dalam rangka visitasi penentapan RSUDZA sebagai Rumah Sakit Penyelenggara Pelayanan Transplantasi Ginjal, Banda Aceh, Rabu (15/12/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kabar baik untuk masyarakat Aceh karena Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) atau RSUZA Banda Aceh, akan ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara transplantasi ginjal.

RSUZA Banda Aceh akan ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara transplantasi ginjal menyusul visitasi oleh tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Rabu (15/12/2021).

Dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com dari Humas dan Protokol (Humpro) Pemerintah Aceh disebutkan, tim visitasi yang melakukan penilaian kelayakan RSUDZA itu adalah tim dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dibantu Komite Transplantasi Nasional.

Visitasi ini dilakukan untuk menilai kelayakan RSUDZA sebagai penyelenggara transplantasi ginjal.

Penilaiannya mencakup kesiapan pelayanan administrasi dan manajemen SDM, teknis pelayanan, serta advokasi.

Ketua Tim Visitasi, Prof dr Budi Sampurna SH SpF(K) SpKP DFM,  menyebutkan, hasil dari penilaian akan disampaikan ke Kementerian Kesehatan untuk ditentukan langkah selanjutnya, yakni penetapan RSUDZA sebagai penyelenggara transplantasi ginjal.

“Kita akan melaporkan ke Kementerian Kesehatan untuk ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara transplantasi,” ujar Budi.

Baca juga: Mantan Bupati Pidie H M Diah Ibrahim Meninggal Dunia di RSUDZA

Baca juga: Sudah Cerai 2 Tahun, Pria Ini Nikahi Lagi Mantan Istrinya yang Sakit Parah, Bahkan Donor Ginjalnya

Baca juga: Yuk Kenali Gejala Penyakit Ginjal, Mulai dari Kulit Kering dan Gatal hingga Kram Otot

Sementara itu Direktur RSUZA, dr Isra Firmansyah SpA PhD didampingi Wadir Pelayanan RSUDZA Dr dr Endang Mutiawati SpS, menyampaikan terima kasih atas kunjungan penilaian tim visitasi.

RDUDZA, kata dr Isra, sudah mulai melakukan transplantasi ginjal sejak tahun 2006.

Dengan adanya visitasi di penghujung 2021 ini diharapkan rumah sakit itu akan segera ditetapkan sebagai penyelenggara transplantasi.

“Insya Allah setelah semuanya ditelusuri akan disampaikan ke Kementerian Kesehatan dan dalam waktu yang tidak terlalu lama RSUDZA akan ditetapkan sebagai rumah sakit penyelenggara transplantasi organ di Aceh,” demikian dr Isra.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved