Jumat, 15 Mei 2026

Vaksinasi  

Jangan Panik, Ini Penanganan Dini Jika Anak Bergejala KIPI Pasca Vaksinasi  

Langkah penanganan dini yang dimaksud ialah membuat anak cukup beristirahat dan minum obat penurun panas jika diperlukan.

Tayang:
Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
PROKOPIM SETDAKAB ACEH BESAR
Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali, Sekda Aceh, dr H Taqwallah MKes, dan Forkopimda memantau kegiatan Vaksinasi Anak Usia Sekolah di Aula Dekranas, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (24/9/ 

SERAMBINEWS.COM - Para orang tua diminta tidak panik apabila anaknya yang menerima vaksin covid-19 mengalami indikasi gejala Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI).

Beberapa indikasi gejala tersebut seperti nyeri pada lengan bekas suntikan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, menggigil, mual atau muntah, rasa lelah, demam yang ditandai suhu diatas 37,8 derajat celsius, maupun gejala mirip flu dan menggigil selama 1-2 hari.

"Maka kami meminta masyarakat untuk tidak panik. Orang tua bisa melakukan upaya penanganan dini," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers, Selasa (14/12/2022) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Langkah penanganan dini yang dimaksud ialah membuat anak cukup beristirahat dan minum obat penurun panas jika diperlukan.

Musorkab KONI Aceh Barat, Panitia Buka Pendaftaran Calon Kandidat

Serta upayakan agar anak mengonsumsi air putih yang cukup. Lalu, jika terdapat rasa nyeri di tempat bekas suntikan, usahakan tetap gerakan dan gunakan lengan anak. 

"Apabila perlu, kompres bagian yang nyeri dengan kain bersih yang dibasahi dengan air dingin setelah melakukan penanganan dini," lanjutnya seperti dilansir situs covid19.go.id.

Hendra Budian: Konsentrasi Pembangunan harus Berdampak terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Setelah melakukan penanganan dini, orang tua agar segera melaporkan temuan KIPI yang dialami anak ke Puskesmas atau ke sentral vaksinasi.

Hal ini akan menjadi input evaluasi pelaksanaan vaksinasi ke depannya serta penanganan lebih lanjut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved