Breaking News:

Cuaca Buruk

Sempat Terjebak Cuaca Buruk, KMP Teluk Sinabang Kembali Berlayar ke Simeulue

Sementara itu cuaca di Aceh Singkil, masih kurang bersahabat. Hujan sempat turun disertai angin.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DOK YUDISTIRA
KMP Teluk Sinabang, sesaat berlayar meninggalkan Pelabuhan Pulau Banyak, Aceh Singkil, menuju Simeulue, Senin (20/12/2021) 

Laporan: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - KM Teluk Sinabang, kembali berlayar menuju Simeulue, Senin (20/12/2021) pagi. 

Setelah sebelumnya sandar di pelabuhan Pualu Banyak, Aceh Singkil, akibat cuaca buruk. 

Informasi keberangkatan kapal tersebut dibenarkan Sekretaris Satgas SAR Kepulauan Banyak, Yudistira. 

"Laporan keberangkatan nama kapal KMP Teluk Sinabang, pelabuhan tujuan Sinabang, tanggal keberangkatan 20 Desember 2021, waktu keberangkatan pukul 06.15 WIB," kata Yudistira. 

Sebelumnya cuaca buruk melanda lautan ditandai dengan hujan deras disertai angin, hingga memicu terjadinya gelombang tinggi. 

Kondisi itu menyababkan KMP Teluk Sinabang dalam pelayaran Singkil-Simeulue, harus bersandar ke pelabuhan Pulau Banyak.

Pemuda 19 Tahun Rudapaksa Gadis di Bawah Umur Dua Kali, Sembunyi di Plafon saat Ditangkap Polisi

Menurut informasi kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Singkil menuju Simeulue pada Jumat (17/12/2021) sore. Namun kembali ke pelabuhan Singkil, karena terhadang cuaca. 

Besoknya kapal kembali berlayar. Lagi-lagi cuaca tak bersahabat, sehingga memilih putar haluan ke Pelabuhan Pulau Banyak. 

Di pelabuhan Pulau Banyak, kapal dan para penumoang menginap dua malam. Kondisi itu membuat perbekalan penumpang menipis. 

Bantuan kepada penumpang berupa makanan datang. Salah satunya dari Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak. 

"Alhamdulillah Pemdes Pulau Baguk melakukan pembagian bantuan bahan makanan kepada penumpang KMP Teluk Sinabang yang sandar di pelabuhan Pulau Banyak, akibat cuaca buruk sudah dua haru tidak bisa berlayar menuju Simeulue. 
Semoga kegiatan ini bisa membantu para penumpang yang ada di dalam kapal," tulis Keuchik Pulau Baguk, Hardi dalam akun media sosial Facebook miliknya.

BERITA POPULER - Bocah 13 Tahun Jadi Ayah, PNS Didenda Sebab Berbisnis Kaus Kaki, Gaji YouTuber

Sementara itu cuaca di Aceh Singkil, masih kurang bersahabat. Hujan sempat turun disertai angin.

Lewat tengah hari hujan reda, hanya saja awan hitam masih menggelayut di langit.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved