Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Barat

Banjir di Aceh Barat Surut, Puluhan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Barat yang terjadi di 10 kecamatan menyebabkan ada beberapa akses yang terjadi akibat bencana tersebut

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Sebagian rumah warga masih dipenuhi genangan air di halaman rumah di Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (22/12/2021) 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Barat yang terjadi di 10 kecamatan menyebabkan ada beberapa akses yang terjadi akibat bencana tersebut.

Salah satunya kerusakan jembatan dan terancamnya gagal panen terhadap para petani lantaran tanaman padi terendam banjir.

Sementara kondisi banjir yang melanda kawasan tersebut pada, Rabu (22/12/2021) sejak pagi telah surut secara berangsur-angsur, namun sebagian rumah warga masih dalam dalam genangan air lantaran air masih surut secara perlahan-lahan.

“Untuk saat ini kondisi banjir telah mulai surut, meski belum habis total, karena sebagian rumah masih digenangi air,” kata Kasi Kedaruratan, dari Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Aceh Barat, Bambang Bintoro kepada Serambinews.com, Rabu (22/12/2021).

Baca juga: Hasil Babak Pertama Piala AFF Singapura vs Indonesia, Witan Cetak Gol, Ini Live Streaming Babak Ke-2

Disebutkan, sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam banjir tersebut, akan tetapi musibah kali ini banyak petani yang mengalami gagal panen lantaran padi yang baru ditanam digenangi banjir dan diperkirakan padi tersebut akan mati.

Sehingga harapan untuk bisa dipanen tentu sangat tipis, dan akan gagal panen nantinya.

Sementara sisi lainta akibat banjir tersebut telah menyebabkan satu unit jembatan gantung di kawasan Desa Lhok Guci, Kecamatan Pante Ceureumen roboh akibat diterjang banjir, sehingga akses masyarakat yang bisanya memanfaatkan jembatan tersebut kini terputus total.

Sementara Kecamatan yang diterjang banjir masing-masing, Kecamatan Woyla Barat, Arongan Lambalek, Woyla Induk, Kecamatan Bubon, Samatiga, Johan Pahlawan, Meureubo, Kaway XVI dan Kecamatan Pante Ceureumen dan Panton Reu.

Baca juga: Bupati Nagan Raya Minta Pelaku Rudapaksa Dihukum Berat

Serahkan Bantuan Masa Panik

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (22/12/2021) menyerahkan bantuan masa panik ke daerah atau gampong yang terparah terdampak banjir di wilayah tersebut.

“Untuk bantuan masa panik kita bersama Dinas Sosial dan BPBD telah menyerahkan bantuan masa panik kepada korban banjir untuk desa-desa yang terparah terkena banjir, dan tidak semua bantuan tersebut diberikan lantaran ada keuchik atau pihak gampong yang menyerahkan bantuan tersebut,” kata kasi Kedaruratan dari Kantor BPBD Aceh Barat kepada Serambinews.com, Rabu (22/12/2021).

Sementara sebagian warga telah membesishkan rumah mereka dari lumpur akibat digenangi air sebelumnya.

Dampak dari banjir tersebut juga menyebabkan warga tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari karena kebun dan sawah digenangi air, sehingga untuk petani daerah yang terdampak banjir semua aktivitas lumpuh.(*)

Baca juga: Dirjen Perikanan Budidaya Puas dengan Klaster Budidaya Udang di Aceh Tamiang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved