Minggu, 3 Mei 2026

Video

VIDEO - Tiket Ganja, Inovasi Operator Transportasi di Berlin

Otoritas angkutan umum Berlin berharap untuk menghilangkan stres dari perjalanan liburan dengan tiket promosi berisi rami yang dapat dimakan penumpang

Tayang:
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Safriadi Syahbuddin

#berlin #jerman #tiketganja

SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Perusahaan operator transportasi umum Berlin, BVG, memperkenalkan tiket ganja; yang dapat dimakan.

Otoritas angkutan umum Berlin berharap untuk menghilangkan stres dari perjalanan liburan dengan tiket promosi berisi rami yang dapat dimakan penumpang.

Aksi publisitas ganja tidak ada hubungannya dengan fakta bahwa pemerintah koalisi Jerman yang baru dilantik secara terpisah berkomitmen untuk melegalkan ganja secara nasional.

BVG juga berbicara tentang stres liburan dan lelucon bahwa mereka telah "menemukan obat yang baik," yang dijual seharga 8,8 euro dan berlaku selama 24 jam.

Namun BVG juga menjelaskan bahwa itu tidak mendukung proposal legalisasi pemerintah Jerman, meskipun condong ke budaya ganja.

Baca juga: Jerman Bantu Penyelamatan Taman Nasional Gunung Leuser, Suntik Dana Sampai Rp 40 Miliar

“Kami menentang segala jenis penggunaan narkoba — baik ilegal maupun legal,” kata perusahaan itu. “Kami mendukung pendekatan yang lebih terbuka terhadap zat yang sama sekali tidak berbahaya. Minyak rami pada prinsipnya sama tidak berbahayanya dengan bunga matahari, biji labu atau minyak zaitun.”

Dan tiketnya diresapi dengan minyak rami dari biji, jadi sebenarnya tidak mengandung cannabinoid yang memabukkan seperti THC.

Tapi tetap saja itu adalah contoh lucu dari normalisasi ganja yang berlanjut secara internasional seiring dengan perubahan sikap dan kebijakan.

Yang akan membantu mengurangi stres perjalanan Natal dan suasana hati buruk warga Berlin yang terkenal.(ANTARA)

#mariyuana #tiketdapatdimakan #BVG

Baca juga: Polda Aceh Musnahkan 100 Kg Sabu-sabu & 445 Kg Ganja Kering, Kapolda Tegaskan Perang Lawan Narkoba

Baca juga: Kepada Penyidik, Rizky Nazar Akui Baru Dua Minggu Terakhir Konsumsi Ganja 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved