Minggu, 10 Mei 2026

Covid Meroket, Cina Lockdown Kota Berpenduduk 13 Juta Jiwa

Salah satu kota di Cina, Xi'an, menerapkan penguncian wilayah (lockdown) bagi 13 juta penduduknya usai kasus Covid-19

Tayang:
Editor: bakri
AFP/GREG BAKER
Pelajar SMA meninggalkan sekolah pada hari terakhir belajar di Beijing, Cina 

JAKARTA - Salah satu kota di Cina, Xi'an, menerapkan penguncian wilayah (lockdown) bagi 13 juta penduduknya usai kasus Covid-19 di wilayah itu melonjak.

Pemerintah daerah mengambil keputusan ini setelah Xi'an melaporkan 52 kasus baru kemarin, Rabu (22/12/2021).

Angka ini menjadikan total Covid-19 di kota itu 143 kasus.

Lockdown di Xi'an mulai berlaku pada Kamis (23/12/2021) tengah malam.

Pemerintah kota Xi'an mengimbau agar penduduk tak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak.

"Hanya satu orang yang diperbolehkan keluar rumah dua hari sekali untuk membeli kebutuhan," demikian pernyataan resmi Pemkot Xi'an, seperti dikutip AFP, Rabu (22/12/2021).

Para penduduk juga tak boleh meninggalkan kota jika tak ada urusan penting.

Warga yang pergi harus memberikan bukti keadaan khusus dan mengajukan permohonan persetujuan.

Untuk memantau pergerakan keluar masuk, pihak berwenang juga mendirikan pos pemeriksaan pengendalian penyakit di jalan raya menuju luar Kota Xi'an.

Mobilitas transportasi publik pun dibatasi, seperti dengan penutupan stasiun bus jarak.

Di dalam kota, kapasitas penumpang bus dan kereta juga dibatasi.

Tak hanya itu, sekolah-sekolah juga telah ditutup.

Pemkot juga menutup seluruh bisnis non-esensial dan fasilitas publik selain supermarket, toko serba ada, serta institusi medis.

Selain itu, demi menekan laju penularan virus, Pemkot mengimbau para pekerja untuk bekerja di rumah.

Perintah itu muncul usai Xian melakukan tes Covid-19 massal terhadap 13 juta penduduk.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved