Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Timur

Peringati 17 Tahun Tsunami, Bupati Aceh Timur Gelar Doa Bersama 

Bupati Aceh Timur H Hasballah bin HM Thaib SH atau Rocky memperingati 17 tahun musibah tsunami yang menimpa Aceh (26/12/2004-26/12/2021)

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Bupati Aceh Timur H Hasballah bin HM Thaib SH atau Rocky dan Abu Ishak Lamkawe memperingati 17 tahun musibah tsunami di kediamannya di Gampong Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ikhsan, Aceh Timur, Sabtu (25/12/2021) malam. 

Laporan Seni Hendri Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bupati Aceh Timur H Hasballah bin HM Thaib SH atau Rocky memperingati 17 tahun musibah tsunami yang menimpa Aceh (26/12/2004-26/12/2021) di kediamannya di Gampong Seuneubok Teungoh, Kecamatan Darul Ikhsan,  Aceh Timur,  Sabtu (25/12/2021) malam.

Peringatan 17 tahun tsunami dirangkai doa bersama yang dipimpin pimpinan Dayah Al-Huda Tgk Syahrul, melibatkan seluruh dewan guru santri dayah tersebut, dan masyarakat desa setempat.

Serta dihadiri ulama kharismatik Aceh, diantaranya Drs Tgk HM Daud Hasbi, MAg pimpinan dayah Inshafuddin,
Abu Ishak Lamkawe, pimpinan Dayah Baldatul Mubarakah, Kembang Tanjung, Pidie, dan Drs Tgk H Muhammad Ismi Lc MA, atau Abu Madinah dan sejumlah tgk dan pimpinan dayah lainnya. 

Baca juga: Tong Sampah Selamatkan Putri Bungsu Ketua Mahkamah Syariyah Aceh dari Ganasnya Tsunami 2004

Bupati Aceh Timur,  H Hasbalah mengatakan selaku pimpinan daerah ia melaksanakan doa bersama ini melibatkan para tgk dan santri dayah Al-Huda, masyarakat dan sejumlah ulama kharismatik Aceh. 

"Melalui doa bersama ini, kita doakan semoga pahalanya dilimpahkan Allah SWT kepada seluruh korban musibah tsunami yang kini sudah berlangsung 17 tahun silam," ungkap Rocky. 

Bupati mengaku dalam musibah tsunami 17 tahun silam sedikitnya 8 keluarganya meninggal dunia terdiri dari orang tuanya, H Muhammad Tayeb bin Nafi, Darwis bin T Mansyah Yacob, Fatimah binti Usman, mertua, adik, dan anaknya.

Sementara ulama kharismatik Aceh, Tgk HM Daud Hasbi, berpesan kepada seluruh umat islam baik di Aceh, Indonesia, dan dunia agar mengambil pelajaran dari musibah bencana tsunami yang terjadi 26 Desember 2004 silam.

Baca juga: Kilas Balik Tsunami Aceh 2004 | Dahsyatnya Ombak Tsunami, Tiada Lagi Olele di Koetaradja

Karena, katanya, tidak ada sejarah yang sedahsyat musibah tsunami tersebut, yang mana dalam 20 menit kejadian musibah tersebut telah menimbulkan korban 300 jiwa.

"Ini adalah pelajaran yang diberikan oleh Allah SWT. Kalau disia-siakan kita rugi besar. Karenanya pelajaran ini harus kita ambil hikmahnya untuk perbaiki diri, syariat, agama ke depan lebih baik lagi.

Kalau tidak, maka Allah akan memberikan musibah terbesar lagi," ungkap Abi Daud Hasbi.

Abi Daud Hasbi, mengaku saat kejadian musibah tsunami, ia sendiri saat itu dalam genangan air tsunami di asrama haji.

Baca juga: Peringatan 17 Tahun Tsunami Aceh di Pelabuhan Ulee Lheue, Hadir Ridwan Kamil dan Wakil Ketua MPR RI

Ia beranggapan waktu itu ia telah berpulang ke rahmatullah, tapi atas kehendak Allah, ia masih selamat. 

"Saat itu saya melihat jenazah yang luar biasa. Inilah ujian,  jika kita tidak bisa mengambil pelajaran, maka  tunggu ujian lain yang diberikan Allah SWT, " ungkap Abi. 

Karenanya, Abi Daud Hasbi melalui momen ini mengajak umat muslim untuk berdoa kepada seluruh para syuhada yang telah berpulang ke rahmatullah.

"Kita berdoa semoga seluruh para syuhada korban tsunami diampuni dosa mereka. Dan semuanya ditempatkan di surga," doa Abi Daud. (*)

Baca juga: Sesak Napas Saat Asam Lambung Sedang Naik, Ini Hal yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Gejalanya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved