Jurusan Fisika USK Sosialisasi Program “Gamtana dan ProKlim” di Aceh Jaya
Acara itu diikuti oleh 4 Desa di Kabupaten Aceh Jaya, yakni Desa Ujong Sudheun, Krueng Tunong, Meudheun dan Desa Babah Ie, Kecamatan Jaya, Lamno.
Penulis: Said Kamaruzzaman | Editor: Said Kamaruzzaman
Laporan Said Kamaruzzaman | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebagai upaya peningkatan kapasitas sejumlah gampong di bagian barat selatan Provinsi Aceh, Jurusan Fisika, Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (KKN) USK, mengadakan sosialisasi program “Gampong Tangguh Bencana (Gamtana) dan “Program Kampung Iklim” (ProKlim) yang diadakan pada tanggal 25 Desember 2021 lalu.
Acara itu diikuti oleh 4 Desa di Kabupaten Aceh Jaya, yakni Desa Ujong Sudheun, Krueng Tunong, Meudheun dan Desa Babah Ie, Kecamatan Jaya, Lamno.
Para peserta adalah warga dan perangkat desa setempat dengan nara sumber salah satu dosen pembimbing lapangan (DPL) KKN, Irhamni , S.Si, M.Si, dan didampingi para mahasiswa USK yang sedang melaksanakan program KKN.
Hadir pula dalam acara ini, perwakilan dari TDMRC USK, Koordinator Bidang Mitigasi Bencana Hidrometeorologi dan Perubahan Iklim, Dr Saumi Syahreza, M.Si.
Tema yang diusung dalam kegiatan KKN USK periode XX kali ini adalah "Pemberdayaan Sumber Daya Gampong untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Tangguh Bencana”.
Peserta diberi materi tentang upaya adaptasi dan mitigasi bencana berbasis masyarakat, serta penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK).
Irhamni menyebutkan, sebuah gampong dikatakan mempunyai ketangguhan terhadap bencana, ketika gampong tersebut memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman dan risiko bencana yang dihadapi wilayahnya.
Baca juga: Membangun Masyarakat Siaga Bencana dan Tangguh Bersama
Baca juga: Kasus Virus Corona Uni Emirat Arab Terus Melonjak, Sekolah Kembali Secara Online
Baca juga: Merasa Dipermalukan d Depan Umum, Pelatih Biliar akan Laporkan Gubernur Sumut ke Polda
Oleh karena itu, penguatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat, kemampuan dalam pengelolaan sumber daya alam, pemeliharaan kearifan lokal bagi pengurangan resiko bencana, dan pengetahuan masyarakat terhadap ancaman bencana di wilayahnya melalui program Gamtana sangatlah diperlukan.
Sementara itu Dr Saumi, memaparkan bahwa ProKlim adalah program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan komponen lainnya, untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK, serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di gampong tersebut sesuai kondisi wilayahnya.
Dengan adanya sosialisasi Gamtana dan Proklim bersama mahasiswa KKN tersebut, diharapkan masyarakat di empat gampong pada Kecamatan Jaya, Lamno tersebut dapat menjadi salah satu gampong percontohan, yang tangguh terhadap bencana dan juga mampu beradaptasi terhadap dampak-dampak perubahan iklim.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/2912sosialisasi-tanggap-bencana.jpg)