Berita Sepakbola
Southampton 1 VS 1 Tottenham, Rayakan Rekor dengan Pahit
ANTONIO Conte merayakan rekor baru di Tottenham Hotspur dengan perasaan pahit. Dia menjadi pelatih pertama Tottenham yang tak terkalahkan dalam tujuh
ANTONIO Conte merayakan rekor baru di Tottenham Hotspur dengan perasaan pahit.
Dia menjadi pelatih pertama Tottenham yang tak terkalahkan dalam tujuh laga pertama sejak ditunjuk menggantikan Nuno Espirito Santo awal November lalu.
Dari tujuh laga itu, Spurs berhasil menang empat kali, serta seri tiga kali, tanpa ada kalah.
Dengan mencetak 13 gol, dan kebobolan empat gol.
Dia melewati rekor Jacques Santini (Menang 2-seri 4- Kalah 0, Agustus-September 2004), dan Tim Sherwood (5M -1S -0K, Desember 2013- Januari 2014.
Sayangnya, rekor itu dibumbui hasil tak sedap ketika Tottenahm diimbangi Southampton 1-1 dalam pekan ke-20 Liga Primer di Stadion St Mary, kemarin.
Hasil imbang yang terasa seperti kekalahan, karena banyaknya peluang yang terbuang, dan tuan rumah hanya bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-41.
Southampton unggul lebih dulu berkat gol James Ward-Prowse di menit ke-25.
Diawali lemparan ke dalam Mohamed Salisu, bola diamankan lini pertahanan Spurs.
Baca juga: Liga Inggris Terancam Disetop karena Varian Omicron, Manchester United dan Tottenham Jadi Korban
Baca juga: Pemain Tottenham Hotspur Sempat Diejek Saat Tertinggal 1-0 di Babak Pertama
Namun, bola kemudian jatuh di jalur James Ward- -Prowse untuk diselesaikan dengan tendangan voli yang tidak mampu ditahan Hugo Lloris.
Setelahnya, Southampton mesti bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama.
Bek tengahnya, Mohamed Salisu diusir wasit setelah mendapat kartu kuning kedua (kartu merah) akibat melanggar Son Heung-min.
Pelanggaran Salisu juga membuat wasit menunjuk titik putih.
Tottenham tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mencetak gol penyama melalui eksekusi Harry Kane.
Namun, meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain di sepanjang babak kedua Tottenham tidak mampu membongkar pertahanan Southampton yang tampil solid.
Conte menyoroti mentalitas pemainnya, yang dinilainya baru bereaksi setelah tertinggal lebih dulu.
"Kami harus memperbaiki aspek mentalitas ini, mengapa kami harus ditampar dulu untuk bereaksi," kata Conte dikutip dari situs Tottenham.
"Ini tugas besar yang menunggu, mengubah mentalitas dan terus meningkatkan banyak aspek lainnya, sebab setelah kebobolan, kami baru bisa bermain baik.
Sekali lagi saya ulangi, kenapa harus ditampar dulu untuk bereaksi?" ujarnya menambahkan.
Di sisi lain, dia mengakui aspek kelelahan main tiga laga beruntun dalam waktu kurang dari sepekan cukup mempengaruhi permainan timnya.
"Kami cukup frustrasi dengan hasil akhir laga.
Sungguh disayangkan karena kami mendapatkan situasi hanya melawan sepuluh pemain.
Ketika hal itu terjadi, seharusnya bisa dieksploitasi 100 persen untuk merengkuh tiga poin penuh.
Hari ini, kami kelelahan dan karena situasi lainnya banyak melakukan kesalahan," kata Conte.
Hasil imbang ini membuat Spurs tertahan di peringkat keenam klasemen Liga Primer dengan koleksi 30 poin dari 17 pertandingan.
Mereka gagal menggusur West Ham United yang berada di peringkat kelima berkat torehan 31 poin dari 19 laga.
Anak-anak asuh Conte juga gagal menjauh dari kejaran Manchester United yang berada di peringkat ketujuh dengan raihan 28 poin dari 17 pertandingan.
Sementara, Southampton masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen Liga Inggris dengan koleksi 21 poin dari 19 laga. (Tribunnews/den)
Baca juga: Dalam Hal Eksekusi Freekick, Pemain Southampton Ini Sama Jagonya dengan Cristiano Ronaldo
Baca juga: Chelsea Hampir Ditahan Imbang Southampton, Cetak Dua Gol Kemenangan Jelang Pertandingan Berakhir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelatih-tottenham-hotspur-antonio-conte-kir.jpg)