Kesehatan
Tips Menurunkan Gula Darah Tinggi Agar Terhindar Diabetes, Begini Resep Sehat ala dr Zaidul Akbar
Ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar membagikan resep sehat untuk menurunkan gula darah tinggi agar terhindar dari diabetes.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar membagikan resep sehat untuk menurunkan gula darah tinggi agar terhindar dari diabetes.
Kunci hidup sehat dan normal untuk mengatasi diabetes adalah dengan mengontrol kadar gula darah dalam batas normal.
Selain dengan konsumsi obat, cara menurunkan gula darah bisa dilakukan dengan bahan-bahan alami, sehingga menjauhkan Anda dari risiko komplikasi diabetes.
Melansir dari kanal YouTube Bisikan.com pada Kamis (30/12/2021), dr Zaidul Akbar yang juga sebagai pakar obat herbal ini membagikan tiga tips alami untuk menurunkan kadar gula darah agar mencegah penyakit diabetes.
1. Kayu Manis
Dr Zaidul Akbar menyarankan rutin mengonsumsi minuman rempah untuk mengendalikan kadar gula darah, salah satunya minuman yang berasal dari kayu manis.
Tak hanya kayu manis, temulawak yang dicampur dengan pare juga bisa mengendalikan gula darah.
Baca juga: Berikut Manfaat Bersepeda Secara Rutin untuk Kesehatan, Mampu Kendalikan Berat Badan dan Diabetes
"Pare dan temulawak memang pahit rasanya, tapi InsyaAllah dia baik sekali untuk memperbaiki sensitifitas dari insulin atau juga pankreas," kata dr Zaidul Akbar.
2. Hindari Nasi dan Makanan Bertepung
Mengendalikan gula darah, sebaiknya harus didampingi dengan pola makan sehat dengan menghindari sumber makanan yang dapat menyebabkan naiknya kadar gula darah seperti nasi dan tepung.
"Tepung itu bukan karbohidrat seperti gula pasir. Cuman dia karbohidrat gitu lama-lama ketika orang rutin mengonsumsi tepung-tepungan, itu juga sama, lama-lama tubuhnya akan naik gula darah," lanjut dr Zaidul Akbar.
Gantilah makanan tersebut dengan sumber makanan sehat.
Sebagai gantinya, konsumsi nasi yang berasal dari beras cokelat, beras hitam atau pun beras merah dan perlu diingat, konsumsi dalam jumlah yang terkontrol.
"Contoh begini kalau biasanya makan nasi putih, nasi putih bukan hanya di indeks glikemik yang tinggi gara-gara pupuk ureanya, tapi juga pupuk kimianya. Tapi juga yang jadi masalah juga ada mineral dan seratnya hilang," katanya.
Baca juga: Waspada, Ini Gejala Awal Kaki yang Terkena Diabetes
3. Menjaga Pikiran Agar Tidak Stres
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ahli-kesehatan-dr-zaidul-akbar.jpg)