Breaking News:

Internasional

Jet Israel Gempur Jalur Gaza, Gudang Pabrik Roket dan Pos Militer Hamas Hancur

Sejumlah jet tempur Israel kembali menggempur kawasan Jalur Gaza, Palestina pada Minggu (2/1/2021) jelang pagi.

Editor: M Nur Pakar
AFP/SAID KHATIB
Asap dan api membubung tinggi seusai serangan udara jet tempur Israel di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Palestina pada Minggu (2/1/2022) dinihari. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Sejumlah jet tempur Israel kembali menggempur kawasan Jalur Gaza, Palestina pada Minggu (2/1/2021) jelang pagi.

Militer Israel mengakui serangan udara ke Jalur Gaza, seusai sehari roket ditembakkan dari wilayah yang dikuasai Hamas.

Video yang direkam di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, menunjukkan tiga ledakan besar terjadi.

Bahkan, jet tempur terdengar terbang di atas kepala.

Belum ada konfirmasi segera tentang kemungkinan korban.

Militer Israel mengatakan teklah menargetkan fasilitas pembuatan roket dan pos militer Hamas.

Israel menyalahkan kelompok Hamas atas segala kekerasan yang berasal dari wilayah yang dikuasainya.

Baca juga: Israel Bangun Lagi Pemukiman Yahudi di Dataran Tinggi Golan, Desa Arab Terancam

Serangan udara itu terjadi sebagai pembalasan atas dua roket yang ditembakkan dari Gaza pada Sabtu (1/1/2021).

Roket mendarat di Laut Mediterania di lepas pantai Israel tengah.

Tidak jelas apakah roket-roket itu dimaksudkan untuk menghantam Israel.

Tetapi kelompok-kelompok yang berbasis di Jalur Gaza sering melakukan uji coba rudal ke arah laut.

Tidak ada laporan korban dari peluncuran roket Sabtu (1/1/2021).

Terlepas dari satu insiden pada September 2021, tidak ada tembakan roket lintas perbatasan sejak gencatan senjata mengakhiri perang 11 hari pada Mei 2021.

Baca juga: Tentara Israel Tangkap Empat Pemuda Palestina, Dituduh Tembak Mati Pemukim Yahudi

Gencatan senjata, yang ditengahi oleh Mesir dan mediator lainnya, telah rapuh.

Kelompok Hamas mengatakan Israel tidak mengambil langkah serius untuk meredakan blokade yang diberlakukan di Gaza.

Ketegangan juga tinggi karena kelompok-kelompok lain seperti Jihad Islam yang lebih kecil mengancam eskalasi militer.

Jika Israel tidak mengakhiri penahanan administratif seorang tahanan Palestina yang telah melakukan mogok makan selama lebih dari 130 hari.

Pada Rabu (29/12/2021) pejuang Palestina di Gaza menembak dan melukai seorang warga sipil Israel dekat pagar keamanan.

Israel menanggapi dengan tembakan tank yang menargetkan beberapa situs Hamas dalam baku tembak pertama usai perang 11 hari Mei 2021.(*)

Baca juga: Lagi, Israel Tembak Mati Penabrak Pos Militer di Tepi Barat, Tentara Lepaskan Tembakan ke Mobil

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved