Demokrat Aceh
Kaum Muda Birukan Demokrat Aceh, Muslim: Muda Adalah Kekuatan
Untuk keterwakilan usia muda diisi oleh 6% Generasi Z yaitu mereka yang berusia 17 sampai 23 tahun dan Generasi millennial yaitu mereka yang berusia 2
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengurus DPD Partai Demokrat Aceh periode 2021-2026 resmi dilantik oleh Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara virtual, Jumat (7/1/2022).
Kepengurusan partai berlambang bintang mercy di bawah kepemimpinan Muslim ini didominasi kaula muda yaitu sebanyak 62 persen dari total 186 pengurus.
"Juga perlu kita sampaikan dalam sambutan ini bahwa DPD Partai Demokrat Aceh yang baru menghadirkan komposisi kepengurusan yang inklusif dan representatif," kata Muslim dalam sambutan perdananya usai dilantik.
Sebanyak 65% kepengurusan diisi oleh kaum laki-laki, dan 35% kaum perempuan.
Untuk keterwakilan usia muda diisi oleh 6% Generasi Z yaitu mereka yang berusia 17 sampai 23 tahun dan Generasi millennial yaitu mereka yang berusia 24 hingga 39 tahun sebesar 56%.
• Ria Ricis dan Teuku Ryan Liburan di NTT, Ngerjain Sang Istri hingga Kecebur di Laut
Sementara 34% komposisi pengurus diisi oleh Generasi X yaitu berusia 40 hingga 55 tahun.
Dari segi kader, sambung Muslim, 37% kader lama dan 63% kader baru.
Selanjutnya untuk komposisi berdasarkan klasifikasi pendidikan, 68% pengurus DPD Partai Demokrat berpendidikan S-I, 11% S-2, 1% S-3, 7% Diploma, dan 13% SMA.
"Kami yakin dengan komposisi kepengurusan DPD Demokrat Aceh yang baru tersebut, kami mampu memenangkan Pemilihan Umum pada tahun 2024," ucapnya yang disambut riuh tepuk tangan pengurus.
"Terkhusus kami siap untuk memenangkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai presiden pada tahun 2024," sambung Muslim.
Dengan komposisi tersebut, Muslim menyakini Partai Demokrat dapat memberi semangat baru bagi pembangunan Aceh ke depan.
• Aktivitas Galian C Kikis Jembatan Rangka Baja di Keumala, Pidie
"Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum AHY mengusung politik bertajuk 'Muda Adalah Kekuatan'. Kita memiliki semangat dan optimisme menggapai mimpi anak muda," ungkapnya.
Anak muda hari ini, kata Muslim, memiliki kesadaran kritis yang tidak kalah unggul dari pemuda pejuang kemerdekaan terdahulu. Anak muda merasa memiliki kompetensi, sehingga tidak perlu ragu untuk mengekspresikan argumen dan ide
mereka.
"Pada saat yang sama mereka juga mampu membangun kolaborasi dan
sinergitas untuk suatu tujuan yang sama. Satu hal yang terpenting untuk
diperhatikan yaitu budaya politik anak muda adalah menempatkan argumen di atas sentimen," ujar Muslim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muslim-shi-mm-mengibarkan-bendera-pataka-partai.jpg)