Jumat, 5 Juni 2026

Berita Luar Negeri

Sindir Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, Media Malaysia Pakai Video Jokowi

Media online Malaysia menggunakan video konvoi Presiden Indonesia Joko Widodo yang memberi jalan bagi ambulans, untuk menyindir

Tayang:
Editor: bakri
WAPCAR
Artikel media Malaysia Wapcar yang menyindir Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, dengan video rombongan Presiden Indonesia Joko Widodo yang memberi jalan untuk ambulans. Rombongan PM Malaysia sempat memicu kontroversi karena ada ambulans yang harus berhenti ketika berpapasan di jalan raya pada Minggu (26/12/2021). 

KUALA LUMPUR - Media online Malaysia menggunakan video konvoi Presiden Indonesia Joko Widodo yang memberi jalan bagi ambulans, untuk menyindir Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob.

Diwartakan WapCar pada Jumat (7/1/2022), polisi lalu lintas yang mengawal rombongan PM Malaysia sempat menyetop ambulans di persimpangan demi alasan keamanan.

Sebaliknya, tulis WapCar, rombongan Jokowi justru memberi jalan bagi ambulans agar melewatinya terlebih dahulu.

"Ini bukan kali pertama video konvoi presiden memberi jalan untuk keadaan darurat menjadi viral," Wapcar melaporkan dalam artikel berjudul Video: Indonesia President Jokowi’s convoy gives way to ambulance, watch and learn VIPs.

"Dari pemahaman kami, video-video seperti ini sengaja dibuat untuk dijadikan contoh baik bagi masyarakat Indonesia maupun negara-negara tetangga yang kurang berkembang seperti Papua Nugini.

" "Sebaliknya, para pejabat Malaysia juga akan diuntungkan dengan melihat contoh yang diberikan Presiden Jokowi untuk negaranya," tulis WapCar lagi.

Dalam video yang diunggah YouTube media Malaysia The Star pada 27 Desember 2021, polisi pengawal rombongan PM Ismail Sabri menyetop ambulans saat dalam perjalanan dari Taman Sri Nanding, Hulu Langat, ke Masjid Al Mustaqqim, Batu 16, Hulu Langat, Minggu (26/12/2021).

PM Malaysia dan rombongannya kala itu sedang meninjau pembersihan dan membantu para korban banjir.

Adapun peristiwa ambulans disetop itu terjadi sekitar pukul 11.30.

Kepolisian Selangor berdalih, ambulans dan mobil 4WD milik Persatuan Bulan Sabit Merah yang disetop adalah demi keamanan saat rombongan PM Malaysia melaju.

Baca juga: Ismail Sabri yang Kini Jadi PM Malaysia Pernah ke Aceh Pada 2014, Begini Cerita Fadliana Surya

Baca juga: Jadi PM Malaysia, Berikut Profil Ismail Sabri, Anaknya Penyanyi Terkenal

Dalam pernyataan kepada media, Kepolisian Selangor menyatakan, semua anggotanya selalu mengutamakan kendaraan penyelamat seperti yang membawa orang sakit, dan petugas di persimpangan sudah membuat penilaian awal sebelum memberhentikan sebentar ambulans dan mobil 4WD tersebut.

Dikatakan juga, oleh karena posisi ambulans dan 4WD akan masuk jalan utama dari persimpangan, konvoi PM Malaysia yang sudah berada di jalan utama harus didahulukan.

Heboh Tawaran Vaksinasi Palsu

Netizen Malaysia dihebohkan unggahan di Twitter berupa tawaran status vaksinasi palsu yang bisa ditebus dengan harga 2.500 ringgit (Rp 8,5 juta).

Pengguna Twitter @FatinRazzaq_ mengunggah tangkapan layar dari percakapan perpesanan singkat tentang bagaimana seseorang dapat mengubah statusnya di aplikasi MySejahtera tanpa benar-benar divaksinasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved