Breaking News:

Info Singkil

Dayah 'Benteng' Penyakit Masyarakat, Bupati Aceh Singkil Ajak Warganya Sumbang Pembangunan Pesantren

"Bagi umat muslim, menyumpang pesantren merupakan tabungan amal. Banyak penyakit masyarakat yang bukan perilaku seorang muslim dapat dicegah dengan...

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid sumbangkan uang untuk pembangunan pondok pesantren Hajjani Muslim Bukhari Az Zamzamiyah di Desa Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Selasa (11/1/2022). 

"Bagi umat muslim, menyumpang pesantren merupakan tabungan amal. Banyak penyakit masyarakat yang bukan perilaku seorang muslim dapat dicegah dengan pendidikan pesantren," tukasnya.

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Dayah merupakan 'benteng' pengaruh negatif globalisasi dan penyakit masyarakat yang terjadi dewasa ini. 

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid saat peletakan batu pertama pondok pesantren Hajjani Muslim Bukhari Az Zamzamiyah di Desa Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Selasa (11/1/2022).

"Pesantren yang mengajarkan pengetahuan agama sangat penting, dalam membentengi pengaruh negatif globalisasi dan penyakit masyarakat," kata Dulmusrid. 

Karena pentingnya keberadaan dayah, Dulmusrid mengajak warganya bersama-sama menyumbang pembangunan dan pengembangan pesantren.

Sehingga pesantren dapat mendidik anak-anak generasi penerus dengan akhlak mulia. 

Pesantren sudah terbukti mampu menempa generasi penerus Aceh Singkil, yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan umum.

Namun memiliki pengetahuan agama, sehingga dalam setiap kesempatan selalu berbuat kebajikan.

Baca juga: Peduli Korban Banjir, PIF Community dan Unity Tanah Rencong Bantu Sembako ke Dayah

Pembangunan pesantren jangan hanya semangat saat peletakan batu pertama.

Tetapi harus selesai bahkan berkembang maju. 

"Bagi umat muslim, menyumpang pesantren merupakan tabungan amal. Banyak penyakit masyarakat yang bukan perilaku seorang muslim dapat dicegah dengan pendidikan pesantren," tukasnya.

Bukan hanya mengajak, Dulmusrid memberi contoh dengan memasukan uang sumbangan ke kotak yang disediakan panitia Pesantren Hajjani Muslim Bukhari Az Zamzamiyah.

Sementara itu, Pimpinan pondok pesantren Hajjani Muslim Bukhari Az Zamzamiyah, Ibarahim menyatakan, pembangunan pesantren untuk melanjutkan jenjang pendidikan agama Islam di daerahnya. 

"Sudah ada TPA, untuk melanjutkan jenjang pendidikan maka dibangun pesantren," kata Ibrahim.

Acara dihadiri ulama kharismatik Aceh Singkil, Abuya Mahabah, Forkopimda, dan kepala satuan kerja perangkat kabupaten.(*)

Baca juga: Sekarang Lulusan IPS dan Pesantren Bisa Ambil Jurusan IPA, 125 PTN Ikut SNMPTN dan SBMPTN 2022

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved