Berita Aceh Barat
Pangdam IM Pelopori Budidaya Udang Vaname untuk Pendapatan Ekonomi Masyarakat
“Tambak udang vaname ini sudah banyak masyarakat yang belajar untuk budidaya udang vaname untuk pendapatan ekonomi yang lebih baik,” kata Pangdam IM.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Mohammad Hasan, Kamis (13/1/2022), bersama rombongan meninjau langsung lokasi pengembangan budidaya udang vaname di kawasan Desa Suak Keumudai, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat.
Tambak udang vaname seluas 2 hektare telah dijadikan sebagai salah satu pilot project percontohan untuk masyarakat, sebagai salah satu usaha untuk pendapatan ekonomi masyarakat yang biasa dikembangkan oleh siapa saja nantinya.
Dalam kunjungan tersebut, Mayjen TNI Mohamad Hasan didampingi langsung oleh Bupati Aceh Barat, H Ramli MS, Danrem 012/TU, Kolonel Inf Djon Afriandi, Dandim Aceh Barat, Letkol Inf Dimar Bahtera, As Ops Kasdam IM, As Pers Kasdam, Danden Intel Dam IM, Kasrem, perwakilan dari Kejari Aceh Barat, dan Wadan Denpom.
“Tambak udang vaname ini sudah banyak masyarakat yang belajar untuk pengembangan budidaya udang vaname untuk pendapatan ekonomi yang lebih baik,” kata Pangdam IM, Mayjen TNI Mohamad Hasan kepada wartawan di lokasi tambak udang vaname di Arongan Lambalek, Kamis (13/1/2022).
Disebutkan, pengembangan udang vaname yang sudah mulai dipanen tersebut seluas 2 hektare.
Nanti ia akan mempromosikannya ke Menteri KKP RI, sehingga edukasi yang diberikan kepada masyarakat saat ini bisa terus dikembangkan.
Baca juga: Pangdam IM Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur
Ia juga akan mengembangkan udang vaname tersebut ke semua kabupaten kota di Aceh.
Sehingga masyarakat bisa mendapatkan edukasi yang diberikan pengelola tambak udang kepada masyarakat luas.
Warga ingin mengembangkan udang tersebut tentunya bisa belajar dengan baik tentang bagaimana belajar budidaya udang vaname dengan benar, sehingga hasil panen bisa diperoleh secara maksimal.
Menurutnya, pengembangan udang vaname di kawasan barat selatan Aceh sangat efektif dengan kondisi air yang jernih.
Selain itu, kata Mayjen TNI Mohamad Hasan, bahwa budidaya udang vaname dapat mengembalikan modal dengan cepat.
Ia mencontohkan, penghasilan yang didapatkan dari usaha udang vaname seluas 2 hektare di Suak Keumudai, Aceh Barat dengan modal awal sekitar Rp 1,4 miliar, maka penghasilan diperoleh setiap kali panen sekitar Rp 1 miliar.
Sebab itu, Pangdam IM menyatakan, akan dikembangkan di semua kabupaten di Aceh nantinya.
“Sehingga akan menjadi edukasi terhadap masyarakat terhadap usaha bisnis yang bisa dilakukan dengan baik nantinya,” papar Pangdam IM.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pangdam-tinjau-lokasi-budidaya-udang-vaname-1301.jpg)