Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

PT Pembangunan Aceh Kirim Sulfur Perdana ke Pabrik Kertas di Riau

PT Pembangunan Aceh (PEMA), Jumat (14/1/2022), melepaskan kapal induk lifting sulfur perdana

Editor: bakri
Dok: PT PEMA
PT PEMA berpose bersama seusai melepas kapal induk lifting sulfur perdana untuk dikirim ke pabrik kertas PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Riau, Jumat (14/1/2022). 

LHOKSEUMAWE - PT Pembangunan Aceh (PEMA), Jumat (14/1/2022), melepaskan kapal induk lifting sulfur perdana.

Kapal dikirim ke pabrik kertas PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Riau.

Pengapalan sulfur hasil produksi wilayah kerja Medco Blok A itu melalui Pelabuhan Perta Arun Gas, Blanglancang, Lhokseumawe.

Direktur Migas dan Pertambangan PT PEMA, Hasballah mengatakan, ini merupakan lifting (pengangkatan) perdana tahun 2022.

Disebutkan, sulfur ini hasil produksi wilayah kerja Medco Blok A di Aceh Timur.

"Sulfur ini ada beragam macam fungsinya.

Ada juga dipakai untuk pabrik pupuk, industri kimia, industri kosmetik dan lainnya," ujarnya.

"Sulfur ini menjadi elemen kimia non-metal yang memiliki dua bentuk kristal, yaitu alpha sulfur, sulfur rombic dan beta sulfur monoclinic," tambah Hasballah.

Kedua elemen itu memiliki warna kuning dan tidak dapat larut dalam air.

"Namun, larut dalam alkohol dan ether, larut dalam karbon disulfide, karbon tetraklorida dan benzene," terangnya kepada Serambi, Sabtu (15/1/2022).

Dia menambahkan, untuk pengapalan sulfur perdana kali ini ada sekitar 1.300 ton, yang akan dikirim ke RAPP Riau.

Baca juga: Sah! PT Pertamina Hulu Energi Resmi Serahkan Blok B Kepada PT Pema Global Energi

Baca juga: PT Pos Logistik- PT Pema Jalin Kerja Sama, Gubernur: Aceh Terbuka untuk Investasi

Namun dari hasil pengapalan ini pihaknya belum mengkalkulasikan berapa jumlah nominalnya.

Sementara itu, General Manager Operasional PT Patriot Nusantara Aceh, Rustam Effendi menyebutkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Dimana, telah mendukung untuk lifting sulfur perdana oleh PT PEMA, sehingga akan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh khususnya.

"Kami di kawasan atau KEK Arun Lhokseumawe mendukung penuh PT PEMA sebagai trading pada Badan Usaha Milik Aceh (BUMA)," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved