Selasa, 2 Juni 2026

Berita Banda Aceh

119 Guru Diangkat Jadi Kepala Sekolah, Presentasi Rencana Kerja 2022 Diterima

Dari 368 kepala SMA, SMK dan SLB yang dilantik, sebanyak 119 di antaranya berasal dari guru. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Al Hudri MM, Senin

Tayang:
Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Al Hudri 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dari 368 kepala SMA, SMK dan SLB yang dilantik, sebanyak 119 di antaranya berasal dari guru.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Al Hudri MM, Senin (17/1/2022) mengatakan para guru ini telah mempresentasikan rencana kerja 2022.

Dimana, dipresentasikan kepada Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah.

Terdiri dari Ketua MPD Aceh Prof Dr Ir Abdi Wahab MSC, Sekda Aceh Dr Taqwallah M.Kes, Asisten I Setda Aceh Dr M Jafar dan Kadisdik Aceh Drs Al Hudri MM.

Dikatakan, promosi 119 guru menjadi kepala sekolah untuk mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong atau lowong.

Atau juga, karena pejabata sudah meninggal dunia, pensiun atau segera pensiun.

Baca juga: Dinas Pendidikan Aceh Ingatkan Kepala Sekolah, Tak Berprestasi atau Kinerja Turun, Siap-siap Diganti

Ditambahkan, juga menggantikan kepala sekolah dengan kinerja sudah menurun.

Dimana, akibat lelah, capek dan jenuh, sehingga perlu melakukan regenerasi kepada yang lebih muda, energik dan cerdas.

Al Hudri menjelaskan sebanyak 249 kepala sekolah lainnya, dirolling antar SMA, SMK dan SLB dalam satu kecamatan atau antar kecamatan dalam satu daerah.

Bahkan, katanya, ada juga antar kabupaten/kota.

Al Hudri menjelaskan kebijakan itu untuk berbagi pengalaman antara kepala sekolah yang sudah berprestasi.

Kemudian, dipindahkan ke daerah yang sekolahnya belum berprestasi, agar dapat berprestasi, tambahnya.

Baca juga: Bupati Aceh Jaya Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Ini Pesannya

Dia berharap, setiap daerah akan memiliki sekolah SMA, SMK dan SLB yang bagus dan favorit.

Sehingga, katanya, masyarakat tidak lagi memindahkan atau mensekolah anaknya ke sekolah di luar kecamatan atau luar daerah.

Setelah semua kecamatan memiliki sekolah yang bagus dan favorit, maka akan terjadi peningkatan mutu pendidikan yang merata di seluruh Aceh, jelasnya.

Al Hudri, menjelaskan kemampuan siswa antardaerah sudah hampir sama.

Seperti antara SMA, SMK dan SLB di Kota Banda Aceh, Aceh Besar .

Bahkan, dengan kawasan pedalaman Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam dan Aceh Tenggara.

Termasuk Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, kepulauan Simeulue dan lainnya.(*)

Baca juga: Dari TMII Jakarta, Sekda Aceh Sapa Kepala Sekolah se Aceh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved