Rabu, 29 April 2026

Banjir Landa Aceh

Mahasiswa Korban Banjir Gratis Uang Kuliah

Nantinya mahasiswa korban banjir yang mendaftar dan tercatat sebagai mahasiswa, namanya akan diajukan mendapat beasiswa.

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Dr Nazaruddin Abdullah MA, Rektor UIA Peusangan 
Ringkasan Berita:
  • Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, menggratiskan uang kuliah bagi mahasiswa baru serta mahasiswa lama yang menjadi korban banjir bandang.
  • Nantinya mahasiswa korban banjir yang mendaftar dan tercatat sebagai mahasiswa, namanya akan diajukan mendapat beasiswa.
  • Skemanya di mana ada yang gratis bagi mahasiswa baru mulai biaya pendaftaran hingga biaya kuliah beberapa semester, Sedangkan bagi mahasiswa lama, juga ada yang gratis biaya kuliah beberapa semester.

Nantinya mahasiswa korban banjir yang mendaftar dan tercatat sebagai mahasiswa, namanya akan diajukan mendapat beasiswa. Kemungkinan, mereka akan gratis total biaya kuliahnya. NAZARUDDIN, Rektor Universitas Islam Aceh

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, menggratiskan uang kuliah bagi mahasiswa baru serta mahasiswa lama yang menjadi korban banjir bandang pada akhir November 2025 lalu. 

Hal tersebut disampaikan Rektor UIA, Dr Nazaruddin Abdullah MA kepada Serambi, Selasa (27/1/2026). Seperti diketahui, Universitas Islam Aceh membuka pendaftaran mahasiswa baru mulai 5 Januari hingga 14 April 2026.

Program gratis biaya kuliah di UIA Peusangan memiliki skema. Di mana ada yang gratis bagi mahasiswa baru mulai biaya pendaftaran hingga biaya kuliah beberapa semester, Sedangkan bagi mahasiswa lama, juga ada yang gratis biaya kuliah beberapa semester. 

Dr Nazaruddin didampingi sejumlah wakil rektor dan dekan mengatakan, kebijakan tersebut hasil rapat beberapa waktu lalu. Selain itu,  merupakan kepedulian kampus kepada korban banjir. “Satu kebijakan untuk meringankan beban saudara-saudara korban banjir, dan kampus menginisiasi kuliah gratis,” ungkap Rektor.

Misalnya, mahasiswa baru yang hilang rumah digratiskan mulai dari biaya registrasi hingga Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) beberapa semester. Kemudian, ada yang gratis biaya administrasi, uang pembangunan dan gratis SPP, ada rumusnya ditetapkan dalam SK. “Ada yang gratis satu semester dan ada yang dua semester sesuai kemampuan kampus,” ujarnya. 

Adapun syarat memperoleh biaya kuliah gratis, Dr Nazaruddin mengatakan, syaratnya memiliki surat keterangan dari keuchik atau pejabat yang berwenang yang menyatakan kondisi tempat tinggal mahasiswa baru, disertai dengan foto pendukung. “Misalnya, rumah hilang, rusak berat, rusak ringan disertai foto pendukung bagi yang masih ada. Sementara bagi yang lokasi rumah tidak ada lagi, ya pakai surat keterangan saja,” ujarnya.

Kemudian, kata Nazaruddin, bagi mahasiswa baru korban banjir tetap diupayakan memperoleh beasiswa. “Nantinya mahasiswa korban banjir yang mendaftar dan tercatat sebagai mahasiswa, namanya akan diajukan mendapat beasiswa. Kemungkinan, mereka akan gratis total biaya kuliahnya,” ujarnya. 

Kampus akan membantu mahasiswa korban banjir semampu kampus. Namun, membantu 100 persen kampus belum mampu saat ini. Pun begitu, ke depan diharapkan akan mampu. Seorang mahasiswa baru dimulai dari registrasi, biaya pembangunan dan biaya kuliah satu semester butuh uang sekitar Rp 5 juta/orang. “Mahasiswa yang rumahnya hilang dan rusak berat digratiskan, dan selanjutnya diusulkan mendapat bantuan beasiswa,” ujarnya. 

Bagi mahasiswa UIA lama yang menjadi korban banjir 2025, tambah Rektor, ada dispensasi biaya kuliah. Di mana, ada yang dispensasi biaya kuliah satu semester ada yang dua semester. Sementara mahasiswa yang tidak mengalami dampak banjir juga ada diskon biaya kuliah 25 persen, sebagai kontribusi kampus. “Secara umum semua mahasiswa terdampak banjir, maka kampus memberikan diskon biaya kuliah,” ujarnya.(yus)

Tiga Fakultas, Dua Magister

Pendaftaran calon mahasiswa baru gelombang pertama mulai 5 Januari-14 April 2026 mendatang. Penerimaan mahasiswa baru untuk program studi jenjang S1 yaitu Fakultas Tarbiyah pada prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Program Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

Kemudian, fakultas syariah program studi Hukum Keluarga Islam (HKI). Selanjutnya, fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan program studi Perbankan Syariah (PS) dan Ekonomi Islam (ES). Selain itu, juga menerima mahasiswa program pascasarjana atau magister pada program studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPA), dan Magister Hukum Keluarga Islam (MHKI).

Dr Nazaruddin yang didampingi para wakil rektor dan dekan menambahkan, UIA ada beberapa keunggulan  antara lain peringkat akreditasi institusi baik sekali (B), dosen S3 dan S2 lulusan dalam serta luar negeri. Kemudian, dibimbing  oleh akademisi serta praktisi  berpengalaman dari instansi pemerintah dan swasta. 

Kelebihan lainnya memiliki sanggar seni, klub bola voli,  muaythai klub, futsal, forum menulis mahasiswa (Fomia),  International Linguistic Center (ILC), Lembaga Tahsinul Quran (LTQ), dan Lembaga Bantuan Hukum (Lebah).  Selain itu, sejak beberapa waktu lalu UIA sudah menjalin kerja sama dengan  berbagai lembaga baik dalam maupun luar negeri.(yus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved