Berita Banda Aceh
Ini Hasil Audiensi Ketua PWI Aceh dengan Ketua DPRA Hingga Sepakat Rutin Gelar Diskusi Isu Terkini
Kedatangan Nasir Nurdin dan pengurus PWI Aceh lainnya itu disambut Dahlan Jamaluddin di ruang kerjanya di DPRA, Banda Aceh, Senin (17/1/2021) sore.
Penulis: Mursal Ismail | Editor: Mursal Ismail
Kedatangan Nasir Nurdin dan pengurus PWI Aceh lainnya itu disambut Dahlan Jamaluddin di ruang kerjanya di DPRA, Banda Aceh, Senin (17/1/2021) sore.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2021-2026 bersama pengurus lainnya melakukan audiensi dengan Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin.
Kedatangan Nasir Nurdin dan pengurus PWI Aceh lainnya itu disambut Dahlan Jamaluddin di ruang kerjanya di DPRA, Banda Aceh, Senin (17/1/2021) sore.
Para Pengurus PWI Aceh yang hadir mendampingi Nasir Nurdin dalam audiensi itu, yakni Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan, Muhammad Saman, Ketua Seksi Polkam, Mursal Ismail.
Kemudian Anggota Seksi Polkam, Saifuddin, Wakil Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo), Jufrizal, Sekretaris Seksi Organisasi dan Keanggotaan, Reza Gunawan.
Kemudian Sekretaris Seksi Kesejahteraan, Pribadi, Wakil Bendahara, Dian Fatayati, dan Anggota Seksi Keagamaan Afrizal Woyla.
Pertemuan yang penuh keakraban ini dimoderatori, Muhammad Saman.
Baca juga: Wakil Ketua DPRA Safaruddin Serahkan Bantuan Komputer untuk PWI Aceh
Pertemuan pengurus PWI Aceh dengan Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, dimoderatori oleh Wakil Ketua PWI Aceh Bidang Kesejahteraan, Muhammad Saman dan berlangsung penuh keakraban.
Nasir Nurdin, mengatakan audiensi ini ia lakukan sebagai silaturahmi dengan Pengurus PWI Aceh yang baru yang diketuainya sejak dilantik Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari di DPRK Sabang, 6 Desember 2021.
Dalam audiensi ini, Nasir Nurdin yang juga akrab disapa BNN, juga memohon dukungan Ketua DPRA untuk peningkatan kiprah organisasi pers ini menjadi lebih baik.
Salah satunya melalui peningkatan kualitas wartawan di PWI melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
"Ini sangat penting karena PWI Aceh adalah organisasi profesi pers yang di dalamnya rekan-rekan wartawan yang rutin melaksanakan tugas jurnalistik sehari-hari.
Nah, ketika sumberdaya pers sudah berkompeten, maka akan lahir pula produk jurnalistik yang berkualitas," kata Nasir Nurdin.
Baca juga: VIDEO Ketua PWI Pusat Lantik Pengurus PWI Aceh 2021-2026 di Sabang
Bukan hanya itu, Nasir Nurdin, juga berharap adanya kolaborasi antara lembaga pemerintah, seperti DPRA dengan PWI Aceh.
"Kolaborasi ini begitu penting. Dan jika diperlukan, kita juga siap memfasilitasi teman-teman di DPR Aceh untuk menggelar konferensi pers terkait isu-isu kekinian di Provinsi Aceh.
Intinya kita sangat membuka ruang kepada siapapun dalam hal komunikasi informasi kepada publik," tambahnya.
Tanggapan Ketua DPRA
Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, dalam tanggapannya antara lain menyambut baik kolaboratif pengurus PWI Aceh dengan pihaknya.
Politisi Partai Aceh ini menyarankan Ketua PWI Aceh untuk menghidupkan Sekretariat PWI dengan diskusi berbagai persoalan aktual dengan menghadirkan narasumber berkompeten.
“Diskusi bisa dilaksanakan misalnya sebulan sekali atau disesuaikan dengan isu-isu terkini yang menyedot perhatian publik.
Saya yakin dengan program ini markas PWI Aceh akan semakin hidup,” kata Dahlan.
Baca juga: VIDEO - Wawancara Khusus Bersama Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin
Selain itu, Dahlan juga mendukung peningkatan kualitas wartawan melalui UKW yang kini sudah menjadi keharusan.
Dahlan juga meminta wartawan terus memantau kinerja eksekutif dan legislatif di Aceh serta mengkritisinya jika tak sesuai harapan masyarakat.
Dengan demikiam publik pun memiliki harapan yang lebih baik terhadap eksekutif dan legislatif, sehingga tak apatis.
Begitulah antara lain yang dibicarakan dalam audiensi antara Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin dan pengurus lainnya dengan Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin.
Salah satunya mendukung PWI Aceh, bahkan Dahlan Jamaluddin mendorong PWI Aceh melakukan secepatnya terkait diskusi rutin yang membahas berbagai isu terkini untuk kepentingan Aceh.
"Misalnya untuk saat ini, bagaimana perencanaan jangka panjang dari Pemerintah Aceh untuk penanganan banjir di Aceh Utara yang setiap tahun terjadi," demikian Dahlan Jamaluddin. (*)