Breaking News:

Berita Bireuen

PMI Bireuen Butuh Relawan, Ini Persyaratannya

Palang Merah Indonesia (PMI) membutuhkan relawan yang akan ditempatkan di berbagai lokasi bencana alam. Seusai diterima, maka langsung mengikuti

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Sekretaris PMI Bireuen, Juanda SE. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Palang Merah Indonesia ( PMI) membutuhkan relawan yang akan ditempatkan di berbagai lokasi bencana alam.

Seusai diterima, maka langsung mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) PMI Bireuen.

Untuk seleksi dilaksanakan dari 27 Januari sampai 5 Februari 2022 di Krueng Simpo, Juli, Bireuen.

Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra atau sering dipanggil Edi Obama melalui Sekretaris PMI, Juanda SE, Rabu (19/01/2022).

Hal itu terkait informasi beredar akan adanya rekruitmen suka relawan PMI, Edi Obama membenarkan.

Dijelaskan, PMI Bireuen segera melaksanakan open recruitment peserta Diklatsar, karena ada pergantian relawan setiap tahunnya.

Baca juga: PMI Bina Palang Merah Remaja, Bupati Aceh Singkil Ajak Kaum Muda Jadi Relawan Kemanusian

Disebutkan, para peserta masih remaja produktif.

Adapun persyaratannya, Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Bireuen, berusia 17 - 25 tahun.

Kemudian, sehat jasmani dan rohani dan bersedia mengikuti pelatihan dan pendidikan.

Jadwal pendaftaran atau pengembalian formulir dari 15 sampai 23 Januari 2022 di markas PMI Bireuen, Gampong Blang Bladeh, Jeumpa.

Atau juga dapat menghubungi panitia di markas Sekretariat PMI.

Dikatakan, para peserta yang lulus seleksi akan mengikuti pelatihan selama 10 hari.

Baca juga: Menko Airlangga dan Delegasi Komite Internasional Palang Merah Bahas Vaksinasi

Khususnya, tentang pelatihan tentang peran relawan, prosedur penanganan ketika terjadi bencana, evakuasi serta informasi kepada masyarakat.

Dikatakan, direncanakan, merekrut relawan berjumlah 30 sampai 40 orang dan setelah lulus seleksi akan diberikan pelatihan serta sertifikat relawan handal.

PMI sebagai mitra pemerintah siap membantu dalam hal penanganan bencana.

"Peserta akan kita didik semaksimal mungkin dengan tutor dari PMI Bireuen dan Banda Aceh," ujar Juanda.

Dimana, mereka akan didik untuk penanganan bencana alam dan bencana sosial.

Kemudian, para relawan mengetahui apa yang dilakukan di lapangan dalam penanganan bencana.(*)

Baca juga: Kepengurusan Palang Merah Indonesia Pidie Jaya Berakhir, Ini Jadwal Muscab

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved