Internasional

Angkatan Laut AS Sita Pupuk Bahan Pembuat Bom, Inggris Amankan Satu Ton Narkoba di Teluk Oman

Angkatan Laut AS menyita pupuk bahan pembuat bom dari sebuah kapal di Teluk Oman pada Minggu (23/1/2022). Sebaiknya, Angkatan Laut Kerajaan Inggris

Editor: M Nur Pakar
AFP
Marinir AS memperhatikan perahu layar yang ditenggelamkan seusai mengamankan bahan peledak di Teluk Oman. 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Angkatan Laut AS menyita pupuk bahan pembuat bom dari sebuah kapal di Teluk Oman pada Minggu (23/1/2022).

Sebaiknya, Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengamankan 1.041 kilogram atau 1 ton lebih obat-obatan terlarang di perairan yang sama.

Penangkapan itu hanyalah yang terbaru di perairan Teluk Oman yang bergejolak, seperti dilansir AFP, Minggu (23/1/2022).

Hal itu seiring makin tingginya Amerika Serikat dan Inggris menyita barang selundupan selama konflik di Yaman.

Termasuk perdagangan narkoba yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Armada ke-5 Angkatan Laut AS yang berpangkalan di Timur Tengah mengatakan kapal perusak berpeluru kendali USS Cole dan kapal patroli menghentikan sebuah perahu layar.

Baca juga: Angkatan Laut AS Sita Ribuan Senjata dari Iran, Direncanakan Dikirim ke Houthi di Yaman

Kapal penangkap ikan itu tanpa kewarganegaraan berlayar dari Iran dengan rute penyelundupan senjata maritim ke Yaman.

Pasukan AS menemukan 40 ton pupuk urea, yang dikenal sebagai bahan utama dalam alat peledak rakitan buatan sendiri, tersembunyi di kapal.

Pihak berwenang mengatakan kapal itu sebelumnya telah disita di lepas pantai Somalia.

Saat itu, ditemukan memuat ribuan senapan serbu dan peluncur roket.

Pakar PBB mengatakan senjata dengan karakteristik teknis seperti itu kemungkinan berasal dari Iran untuk mendukung pemberontak Houthi.

Angkatan Laut AS menyerahkan kapal, kargo dan awak Yaman ke penjaga pantai Yaman awal pekan ini.

Yaman dibanjiri dengan senjata kecil yang telah diselundupkan ke pelabuhan-pelabuhan yang tidak terkontrol dengan baik selama konflik bertahun-tahun.

Baca juga: Angkatan Laut AS Selamatkan Lima Warga Iran Penyelundup Narkoba dari Kapal Terbakar

Sejak 2015, milisi Houthi yang didukung Iran telah memerangi koalisi pimpinan Arab Saudi.

Iran mengatakan secara politis mendukung pemberontak, tetapi menyangkal mempersenjatai mereka, meskipun ada bukti.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved