Rabu, 22 April 2026

Berita Aceh Utara

Krueng Pirak Meluap, Sejumlah Desa di Matangkuli Aceh Utara Kembali Banjir 

Namun, banjir kali tidak separah sebelumnya. Banjir kali ini setinggi lutut orang dewasa di lokasi tertentu. 

Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Kiriman Abdullah       
Pada Minggu (23/1/2022) sekira pukul 06.00 WIB, air kembali merendam rumah di kawasan Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. 

Namun, banjir kali tidak separah sebelumnya. Banjir kali ini setinggi lutut orang dewasa di lokasi tertentu. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Sejumlah desa di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (23/1/2022) kembali terendam banjir setelah meluap air dari Krueng Pirak. 

Namun, banjir kali tidak separah sebelumnya. Banjir kali ini setinggi lutut orang dewasa di lokasi tertentu. 

Sejumlah rumah kembali terendam, seperti di Desa Alue Tho, kemudian Desa Meunasah Pante, Siren Lawang dan Desa Tanjong Haji Muda serta sejumlah desa lainnya. 

“Tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, air kembali merendam rumah warga, tapi tidak separah banjir sebelumnya,” ujar Abdullah, warga Desa Alue Tho kepada Serambinews.com, Minggu (23/1/2022). 

Disebutkan, pun tidak separah sebelumnya, tapi karena merendam rumah warga, sehingga warga tetap harus membersihkan lumpur dalam rumah yang dibawa banjir. 

Sementara itu Keuchik Meunasah Pante Pirak, Kecamatan Matangkuli, M Ali kepada Serambinews.com menyebutkan di desanya sebagian rumah warga juga terendam banjir. 

Tingginya mencapai setinggi lutut orang dewasa. 

“Ini banjir ketiga dalam bulan ini, tapi tidak separah seperti sebelumnya, sebelum saya berangkat ke Pantonlabu sekitar pukul 10.00 WIB, belum surut,” ujar M Ali.

Mudah-mudahan kalau tidak hujan lagi, kemungkinan besar air surut pada sore ini. “Bukan hanya desa kami saja yang terendam beberapa desa lainnya juga terendam,” katanya. 

Sementara itu, Keuchik Tanjong Haji Muda, M Husen, kepada Serambinews.com, menyebutkan di kawasan desanya airnya hanya sampai halaman dan tidak merendam rumah warga. 

“Kalau seperti ini sudah terbiasa kami, tidak parah dan belum ada rumah warga yang terendam,” ujar M Husen. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved