Selasa, 5 Mei 2026

Harga Cabe Merah

Sudah Dua Minggu Harga Cabe Merah Bertahan Rp 15.000-Rp 16.000/Kg

Rata-rata ibu rumah tangga membeli 1 – 2 Kg, tidak banyak orang yang beli dalama jumlah besra sekitar 5 – 10 Kg. Kalaupun ada, hanya dua tiga orang sa

Tayang:
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HERIANTO
Seorang pedagang cabe merah yg bejualan di Pasar Terpadu Al Mahirah Lamdingin, sedang menunggu pembeli. Harga cabe merah minggu ini anjlok lagi berkisar Rp 16.000-Rp 15.000/Kg. 

Harga cebe merah di akhir tahun lalu mencapai Rp 30.000/Kg.

"Tapi begitu bulan Maulid Nabi, sudah habis pada minggu kedua bulan Januari lalu, harga cabe merah pun, terus menurun menjadi Rp 15.000 – Rp 16.000/Kg, sampai minggu keempat ini,” ujarnya.

Ilhan dam Ridwan mengtakan, harga cabe merah akan naik lagi pada akhir Januari ini, karena musim panennya sudah tinggal sedikit, harganya akan melonjak tinggi bisa kembali pada harga Rp 30.000/Kg.

Semnentra itu, harga minyak goreng curah kelapa sawit, pasca pemerintah melaksanakan kebijakan satu harga untuk semua jenis merek minyak kemasan kepada pasara ritel modern, seprti di Supermarket Suzuya Mall dan Indomaret, permintaannya menurun drastis, tapi harganya tetap tinggi.

Kemenag Proses Permohonan 9 Instansi Jadi Lembaga Pemeriksa Halal, Termasuk Universitas Syiah Kuala

Seorang pedagang grosir minyak goreng curah di Pasar Induk Lambaro, yang dimintai penjelasannya mengatakan, harga minyak goreng curah kelapa sawit masih tetap dijual dengan harga Rp 19.000/Kg, kendati pemerintah sudah melaksanakan kebijakan minyak kemasan satu harga Rp 14.000/liter.

Ibu rumah tangga yang membutuhkan minyak goreng 1 sampoai 2 liter, mereka bida datanag membelinya ke Pasar Ritel Moderen yaitu ke Suzuya dan Indomaret, tapi pedagangan gorengan yang membutuhkan minyak goreng 10 – 50 liter, ia harus membeli minyak goreng curah, karena di Pasar Ritel Moderen, tidak diizinkan membeli minyak goreng dalam jumlah banyak.

Setiap ibu rumah tangga, hanya diizinkan membeli minyak goreng kemasan satu harga itu, satu orang satu bungkus, baik ukuran 1 liter maupun ukuran 2 liter.

Hasil pantuan Serambinews.com di berbagai Pasar Ritel Moderen, permintaan minyak goreng masih tetap tinggi. Tapi volume penjualannya minyak goreng kemasan satu harga itu tidak sebanyak pada hari pertama sampai ketiga.

“Hari Minggu (23/1) ini, sudah merupakan hari keempat pelaksanaan minyak goreng kemasan satu harga yaitu Rp 14.000/liter dan penjualannya sekitar 100 an bungkus/hari, ” ujar seorang karyawan pasar ritel moderen di Banda Aceh.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved