Liga 1

Gabung Borneo FC Samarinda, Ini Target Eks Pelatih Sepakbola PON Aceh Fakhri Husaini

Eks pelatih sepakbola Aceh ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 lalu tersebut, dipilih Borneo FC berkat pengalamannya menangani pemain muda.

Editor: Imran Thayib
HO/BORNEO FC
HO/BORNEO FC Fakhri Husaini resmi sebagai pelatih kepala Borneo FC Samarinda dalam mengarungi Liga 1 2022. 

SERAMBINEWS.COM, SAMARINDA - Klub Liga 1, Borneo FC Samarinda, Kalimantan Timur resmi menunjuk Fakhri Husaini sebagai pelatih kepala menggantikan Risto Vidakovic.

Kabar tersebut sudah dirilis oleh Borneo FC melalui laman resminya.

Eks pelatih sepakbola Aceh ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 lalu tersebut, dipilih Borneo FC berkat pengalamannya menangani para pemain muda.

Bukan tanpa alasan, Pesut Etam sendiri saat ini diperkuat oleh beberapa pemain muda seperti Muhammad Fathurrahman, Serdy Ephy Fano, Muhammad Sihran, dan Indra Mustafa.

Tidak hanya itu, penunjukan Fakhri juga tak terlepas dari faktor kedekatan emosional.

Pasalnya, sang pelatih berasal dari Kalimantan Timur.

Oleh sebab itu, Borneo FC pun tak ragu untuk menunjuk Fakhri menukangi tim hingga akhir musim Liga 1 2021-2022 nanti.

Baca juga: Legenda Sepak Bola Aceh Fakhri Husaini Cerita Masa Lalunya, Rawa Sakti Lahirkan Banyak Pemain Hebat

Baca juga: Sosok Fakhri Husaini Ketika Remaja Menjadi Penyemangat Tim PS Arun, Begini Kisahnya 

Baca juga: Sosok Fakhri Husaini, Sang Juru Racik Tim Sepakbola PON Aceh, Ternyata Pernah Jadi Pelatih Timnas

Baca juga: Latih Tim PON Aceh, Fakhri Husaini Ingin Wujudkan Amanah Orang Tua dan Janji kepada Sang Adik

Di sisi lai, Fakhri Husaini sendiri bukanlah nama baru di kancah sepak bola nasional.

Sebagai pelatih, ia sarat dengan pengalaman dan prestasi.

Kemampuannya mengelola tim menjadi modal penting untuk Borneo FC menghadapi putaran kedua Liga 1.

"Alhamdulilah bang Fakhri bakal memimpin skuad Borneo FC," tegas presiden klub Borneo FC, Nabil Husien, dilansir dari laman resmi klub.

"Jujur salah satu alasannya karena di skuad Borneo FC saat ini diisi banyak pemain muda, saya ingin pemain muda bisa berkembang dan sukses seperti saat Bang Fakhri menangani timnas usia muda," lanjutnya.

Bicara masalah target, penguasaha muda ini ingin yang terbaik dan bisa berada di papan atas.

"Target tentu ingin yang terbaik, Borneo akan berusaha setiap musimnya dalam bermain di papan atas dan tentunya itu butuh kerja sama yang baik dari semua elemen baik pelatih, pemain maupun manajemen," pungkasnya.

Saat ini, Borneo FC sendiri berada di peringkat ke-7 Klasemen Liga 1 dengan koleksi 30 poin dari 20 laga.

Sebelum Fakhri bergabung, performa Pesut Etam belum terlalu maksimal.

Di mana, Borneo FC hanya mampu memetik satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir.

Sisanya, tim mengalami dua kekalahan dan dua hasil imbang.

Sebagaimana diketahui, sentuhan tangan dingin Fakhri Husaini sukses membawa anak-anak muda Aceh lolos ke final cabang sepakbola di PON Papua.

Prestasi luar biasa diukir Khairil Anwar, Yasvani Yusri, Akhirul Wahdan, Ridha Umami, Perda Rahman, dan Chairil Zul Azhar di babak semifinal.

Tak diunggulkan, Muhammad Risky dan Abdul Halim dkk berhasil menguburkan mimpi kesebelasan Jawa Timur di Stadion Barnabas Yowie, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Sepasang gol dari Akhirul Wahdan dan Muzakir sudah cukup untuk memastikan Aceh maju ke partai final.

Sayangnya, di pertandingan puncak di Stadion Mandala Jayapura, Khairunnas dan Reza Mursalin dkk menyerah 0-2 dari tuan rumah Papua.

Baca juga: 40 Orang Jadi Budak dan Dipenjara yang Diduga Dilakukan oleh Bupati Langkat, Komnas HAM segera Turun

Baca juga: Taman Raja Salman Mulai Bangun Paviliun Pengunjung, Anggaran Capai Rp 14,6 Triliun

Baca juga: Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh Tangkap Lima Pelanggar Syariat Bersama Sejumlah Paket Sabu-sabu

Baca juga: Kawanan Gajah Sri Lanka Merumput di Tempat Pembuangan Sampah, Puluhan Ekor Mati Mendadak

Dikejar Tiga Klub 

Babak 64 besar kompetisi Liga 3 musim 2021 putaran nasional dipastikan bergulir awal Februari 2022 mendatang.

Ajang perebutan delapan tiket promosi ke Liga 2 musim depan akan berlangsung di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Guna mewujudkan target naik kelas, sejumlah persiapan langsung dilakukan termasuk mencari juru latih anyar.

Mantan arsitek tim PON Aceh, Fakhri Husaini menjadi rebutan tiga klub menyongsong guliran putaran nasional Liga 3.

Ternyata, ada tiga klub yang saling berlomba untuk mendapatkan tanda tangan mantan pelatih Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur di Liga 2 musim 2021.

Menyusul mundurnya Subangkit dari kursi pelatih Gresik United Jawa Timur, Fakhri Husaini dijagokan untuk memimpin mantan klub Liga 1 tersebut.

Terlebih, saat ini, Fakhri Husaini bersama keluarga memilih tinggal di Kota Surabaya, Jawa Timur usai pensiun dari karyawan PT Pupuk Kaltim Bontang.

Setelah itu, klub asal Kalimantan Timur juga terus berupaya untuk merekrut pria asal Kota Lhokseumawe.

Nah, kabar mengejutkan datang dari pendatang baru sepakbola di Provinsi Aceh.

Runner-up Liga 3 musim 2021, Galacticos FC Bireuen juga termasuk memburu legenda klub galatama, PKT Bontang.

Bahkan, pembicaraan antara perwakilan Galacticos FC Bireuen dan Fakhri Husaini sudah terjalin.

“Ya, ada pengurus dari Aceh yang sudah membuka pembicaraan dengan bang Fakhri,” ungkap sumber itu kepada Serambinews, Selasa (18/1/2021) malam.

Keputusan Galacticos FC Bireuen membuka komunikasi dengan pelatih papan atas di Tanah Air itu, menunjukkan kalau klub tersebut memang serius ke Liga 2.

Sebagaimana diketahui, tim bertaburan bintang Galacticos FC Bireuen dimiliki oleh pengusaha muda, H Ziaurahman atau akrab dipanggil H Uun.

Bukan hanya sebatas owner, H Uun juga ikut bermain sebagaimana ketika melawan PSAA Abulyatama di babak delapan besar Liga 3 PSSI Aceh musim 2021.

Meski berstatus runner-up, Galacticos FC Bireuen memiliki materi pemain gabungan anak Aceh, Medan, dan luar daerah.

Misalnya, di bawah mistar terdapat mantan kiper PON Kalimantan Timur, Agus Susanto.

Lalu, ada nama mantan pemain timnas U-16 era Indra Sjafrie, Dendy Abdillah.

Sementara talenta lokal terdapat nama striker degil, Zulfikar.

Kemudian, ada nama top skor Pra-PORA asal Aceh Besar, Muhammad Arjun.

Nah, kini layak kita tunggu mampukah manajemen Galacticos FC Bireuen membawa pulang kembali Fakhri Husaini ke Tanah Rencong.

Liga 3 putaran nasional, Aceh dipastikan diwakili tiga kesebelasan.

Adalah sang juara, Elang Biru PSBL Langsa.

Peringkat kedua ditempati Galacticos FC Bireuen.

Sementara PSLS Lhokseumawe harus puas di posisi nomor tiga.

Dari tiga tim ini, PSBL Langsa dan PSLS Lhokseumawe merupakan mantan klub yang pernah menghuni Divisi Utama--kini Liga 2--.

Kini, PSBL Langsa dan PSLS mencoba bangkit untuk dapat kembali promosi ke Liga 2.

Musim 2019 lalu, PSBL dan PSLS gagal promosi setelah terhenti di babak Sumbagut.

Sementara Persidi Idi, Aceh Timur gagal promosi ke Liga 2 setelah berada sebagai juru kunci di bawah PSCS Cimahi, Persikat Tegal, dan Tiga Naga Pekanbaru, Riau.(*)

Baca juga: VIDEO POPULER BAHASA ACEH Pelaku Poh Inong, Haji Subarni Bangun Masjid, Sidang Nelayan Pusong

Baca juga: VIDEO Melihat Masjid Al Hijrah Juli Bireuen, Pernah Pindah ke Lokasi Lain

Baca juga: VIDEO Volume Air di Krueng Langsa Mulai Meningkat, Rumah Warga Terancam Amblas ke Sungai

Baca juga: VIDEO Disperindag Aceh Singkil Sidak Minimarket, Stok Minyak Goreng Satu Harga Ditemukan Kosong

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved