Berita Banda Aceh
Ancaman Omicron Makin Nyata, Sekda Aceh Kembali Ingatkan Masyarakat Jaga Protokol Kesehatan
Covid-19 varian Omicron tampaknya semakin menyebar secara cepat di Indonesia. Provinsi Aceh yang berada di ujung barat Indonesia tak boleh tinggal
Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Covid-19 varian Omicron tampaknya semakin menyebar secara cepat di Indonesia.
Provinsi Aceh yang berada di ujung barat Indonesia tak boleh tinggal diam dalam menghadapi ancaman Omicron yang telah menyebar luas di berbagai negara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah kembali meminta masyarakat tidak lengah.
Dia juga memperingatkan masyarakat agar kembali menjaga protokol kesehatan (protkes) Covid-19 dalam keseharian.
Hal itu penting agar tidak terpapar virus Corona, terutama varian Omicron yang kini juga mulai mengancam Indonesia.
Taqwallah mengatakan Omicron sebagai varian baru Covid-19 mulai mengganas di beberapa kota negeri ini, terutama Jakarta.
Baca juga: Omicron Bertahan Lebih Lama di Plastik dan Kulit Manusia, Swab Hidung Jadi Tes Paling Cepat
Dia menyatakan harus menjadi pelajaran bersama, agar tidak terjadi di Aceh.
"Walaupun angka kematian akibat Omicron kecil, tapi kasus penularannya sangat ganas," kata Sekda.
Dia menyampaikan hal itu seusai doa dan zikir pagi yang dilangsungkan di Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, Rabu (26/1/2022) pagi.
Sekda Aceh menambahkan, agar tidak tertular dan tidak menularkan kepada orang lain, hendaknya semua harus waspada.
"Jangan lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," harapnya.
Dikatakan, beberapa hal dasar yang bisa dilakukan dengan menjaga jarak, memakai masker dan rutin mencuci tangan.
Baca juga: Menteri Kesehatan Uni Eropa Akan Sepakati Dosis Keempat Vaksin Covid-19, Omicron Jadi Penyebabnya
Sekda juga berpesan agar masyarakat Aceh membatasi kegiatan di luar rumah jika tidak terlalu penting.
Sementara jika bepergian ke luar kota, setidaknya agar tidak berkumpul dengan orang banyak.
Termasuk menjaga jarak saat kembali ke daerah, sampai dipastikan sehat dan tidak tertular virus Corona.
Saat ini, berdasarkan laporan dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, dr. Isra Firmansyah, satu pasien Covid-19 masih dirawat di RSUDZA.
"Pasien itu sudah kita periksa sampel, dan sudah kita kirimkan ke Jakarta untuk mengetahui jenis variannya," kata dr. Isra seperti dikutip Sekda Aceh.
Pasien jenis kelamin laki-laki tersebut berasal dari Lhokseumawe dan sudah dirawat di RSUDZA sejak 4 hari lalu.
Saat ini pasien dengan gejala ringan tersebut dirawat di RICU. Dia juga dilaporkan telah divaksin lengkap.(*)
Baca juga: Puncak Omicron Diperkirakan Februari-Maret, Menkes Sebut DKI Jakarta Medan Perang Pertama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sekda-aceh-peringatkan-ancaman-omicron.jpg)