Breaking News:

Kisah Pemuda Mendekam di Penjara, Dilaporkan ke Polisi Karena Jual Kulkas Milik Ibunya

Seorang pria bernama Simon (24) menjadi terdakwa setelah dilaporkan ke polisi oleh ibunya, LF (45), karena menjual kulkas milik sang ibu.

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock
Ilustrasi. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Seorang pria bernama Simon (24) menjadi terdakwa setelah dilaporkan ke polisi oleh ibunya, LF (45), karena menjual kulkas milik sang ibu.

Kejadian itu terjadi pada tahun 2020.

Simon seharusnya menjalani ibunnews.com/tag/sidang' title='sidang'>sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (25/1/2022).

Namun, ibunnews.com/tag/sidang' title='sidang'>sidang tersebut ditunda.

"Harusnya pembacaan tuntutan ini dibacakan oleh jaksa, tapi karena pihak hakim ketua sedang ada halangan, jadi ditunda," kata kuasa hukum LF, Tito, Selasa (25/1/2022), dilansir Kompas.com.

Menurut Tito, ibunnews.com/tag/sidang' title='sidang'>sidang tuntutan akan digelar pada 8 Februari 2022.

"Ditunda sampai dua minggu (8 Februari 2022)," ujarnya.

Duduk Perkara Kasus

Simon menjual kulkas milik ibunya di Serua Poncol, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, pada 2020.

Mualimin, kuasa hukum Simon, mengatakan saat itu kliennya terpaksa menjual kulkas bekas tersebut karena dia dan kakaknya, V (27), butuh uang untuk makan.

Menurut dia, Simon saat itu terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Setelah Simon menjual kulkas, sang ibu melaporkannya ke polisi dengan tuduhan pencurian sesuai Pasal 362 KUHP juncto Pasal 367 ayat (2) KUHP.

Simon kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 7 Agustus 2021.

"Kulkas itu tak pernah ada isinya, laku Rp 500.000. Hal itu mengantarkan S ke jeruji besi," kata Mualimin dalam keterangannya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved