Selasa, 5 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Kelompok Tani Diminta Maksimalkan Bantuan Pemerintah

Saat ini pemerintah telah membagikan alat mesin pertanian berbentuk hand traktor dan power threser kepada kelompok tani yang tersebar di Aceh Barat.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Dok Kominsa
Bupati Aceh Barat, H Ramli MS saat melakukan pertemuan dengan kelompok tani dan pembagian handtraktor yang berlangsung di Kantor Dinas Pertanian di Meulaboh, Jumat (28/1/2022). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Bupati Aceh Barat H Ramli MS lakukan pertemuan bersama kelompok tani penerima bantuan hand traktor dan power threser tahun 2021 yang digelar di Aula Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jumat (28/1/2022).

Saat ini pemerintah telah membagikan alat mesin pertanian berbentuk hand traktor dan power threser kepada puluhan kelompok tani yang tersebar di Aceh Barat.

“Kita berharap kepada kelompok tani agar memaksimalkan bantuan pemerintah ini dengan maksimal, selanjutnya petanilah yang harus bekerja keras dan tidak hanya berpangku tangan menunggu bantuan pemerintah, harus ulet, rajin dan jangan lupa berdoa kepada Allah,” harap.

Bupati Ramli MS saat pertemuan dengan kelompok tani dan pembagian hand traktor di Kantor Dinas Pertanian di Meulaboh.

Disebutkan, bahwa saat ini kita sudah bagikan 1.000 hand traktor kepada kelompok tani, agar petani di Aceh barat bisa membajak sawah nya dan mampu meningkatkan ekonomi keluarga.

Ia menambahkan, bahwa pada bulan Desember yang lalu Pemerintah Aceh barat melalui Dinas Pertanian juga telah membagikan Hand traktor sebanyak 18 unit dan power threser sebanyak 20 unit, hal ini dilakukan agar hasil pertanian di daerah kita meningkat.

Ia juga meminta dinas pertanian untuk memantau bantuan pemerintah tersebut agar tidak disalah gunakan, bila dikemudian hari ada kejanggalan atau ada manipulasi data kelompok maka harus dievaluasi dan cabut kembali bantuan tersebut untuk diserahkan kepada yang lebih berhak.

"Hand traktor ini dibagi kepada orang yang berhak dan harus tepat sasaran, bila tidak, dipastikan di kemudian hari akan bermasalah dengan hukum. Di akhir masa jabatan saya nanti, petani yang menerima bantuan tidak tersandung persoalan hukum karena memanipulasi data kelompok," tegasnya.

Baca juga: Liga 1 Tetap Bergulir Meski Kasus Covid-19 Meningkat, PT LIB: Kami Sediakan Tempat Karantina

Baca juga: Meski Digeruduk Massa Tiyong, Darwati Klaim Acara Bimtek PNA Sukses

Lebih lanjut ia menjelaskan  keprihatinan nya bila ia tidak melihat kemakmuran rakyatnya, ia mengabdi untuk rakyat dan hidup bersama rakyat, karena nya belum merasakan senang nya menjadi bupati bila masih melihat sedihnya masyarakat.

Terkait hal tersebut, melalui program pemerintah ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terciptanya kemakmuran bagi seluruh masyarakat yang ada di Aceh Barat.

“Sekarang Alhamdulillah, masyarakat sudah menikmati, jalan akses pertanian sudah terbuka, hasil pertanian sudah mudah di untuk dipasarkan hingga keluar daerah karena sudah rampungnya jalan lingkar,” ujarnya.

Kemudian ia juga meminta kepada penerima bantuan ini agar amanah, karena bantuan yang diberikan ini juga merupakan amanah negara agar dipergunakan untuk kemakmuran masyarakat dalam rangka meningkatkan ekonomi keluarga dan kelompok, jangan sampai rusak karena tidak digunakan apalagi sempat terjual.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved