Minggu, 10 Mei 2026

Internasional

Dubes Ukraina Peringatkan Dunia, Serangan Rusia Akan Sangat Mengerikan

Duta Besar Ukraina untuk AS memperingatkan masyarakat internasional atas kemungkinan serangan Rusia ke negaranya.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
ukrgate.com
Duta Besar Ukraina untuk AS, Oksana Markarova 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Duta Besar Ukraina untuk AS, Oksana Markarova memperingatkan masyarakat internasional atas kemungkinan serangan Rusia ke negaranya.

Dia mengatakan jika Rusia menyerang, maka tidak akan pernah berhenti dan sangat mengerikan.

Saat tampil di "Face the Nation" CBS, Oksana Markarova pada Minggu (30/1/2022) mencatat pencaplokan Krimea oleh Rusia pada tahun 2014.

"Alasan mengapa Putin menyerang kami bukan karena dia menginginkan Ukraina, atau hanya Ukraina," jelasnya.

"Alasan dia menyerang kami, karena kami memilih untuk menjadi negara demokrasi dan memiliki aspirasi Atlantik dan Eropa," kata Markarova.

"Saya yakin tidak ada yang aman jika Ukraina diserang," tambah duta besar itu.

Baca juga: Rusia Siap Invasi Ukraina, 100.000 Pasukan Dikerahkan ke Perbatasan

"Kami tidak ingin menjadi bagian dari Uni Soviet atau Kekaisaran Rusia atau Federasi Rusia," jelasnya.

"Kami ingin berdaulat, dan berjuang untuk kemerdekaan kami," lanjutnya.

"Dan jika Ukraina akan diserang lebih lanjut oleh Rusia, tentu saja, mereka tidak akan berhenti mengejar Ukraina," tambahnya.

"Jadi itulah mengapa demi kepentingan Eropa dan semua dunia demokratis, untuk membantu kami membela diri," harapnya.

"Tetapi juga menunjukkan, aturan internasional harus tetap berjalan," katanya.

Sedangkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengirimkan sinyal beragam tentang dukungan Rusia dan AS terhadap agresi.

Baca juga: Rusia dan Ukraina Sepakat Gencatan Senjata, Perang Bisa Saja Pecah Jika Dilanggar

Pekan lalu, dia menyampaikan terima kasih atas dukungan itu.

Tetapi dia tidak bisa menjadi seperti politisi lain yang berterima kasih kepada Amerika Serikat hanya karena menjadi Amerika Serikat .

"Kami dapat berdiskusi dan berbeda pendapat, tetapi Amerika Serikat adalah mitra strategis kami dan saya bahkan akan mengatakan teman strategis, nomor satu," jelas Zelensky.

"Hubungan kami, terutama selama setahun terakhir berada di level tertinggi, menurut saya, dalam 30 tahun," ujar Markarova.(*)

Baca juga: Amerika Serikat Siap Kerahkan 8.500 Tentara, Pantau Pergerakan Militer Rusia di Perbatasan Ukraina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved